Sponsors Link

Batuk Disertai Sakit Kepala – Penyebab dan Cara Mengobatinya

Sponsors Link

Batuk merupakan respon tubuh terhadap benda asing yang masuk ke dalam saluran pernafasan, dengan kata lain batuk dapat menjadi salah satu bentuk pertahanan tubuh agar terhindar dari serangan penyakit. Batuk yang dialami tubuh umumnya dibedakan menjadi 2 jenis yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Jenis batuk kering biasanya dikatakan sebagai gejala batuk ringan yang dapat disembuhkan dengan cepat yang mana dapat dengan memanfaatkan beberapa cara sederhana seperti memperbanyak meminum air putih. Sedangkan untuk batuk jenis batuk berdahak cenderung lebih berat jika dibandingkan dengan dampak yang diberikan dari batuk kering.

ads

Batuk sebagai salah satu gejala dari penyakit yang sedang diderita tubuh dapat disertai dengan sakitnya kepala. Sakit kepala yang dirasakan biasanya dipicu oleh batuk yang diderita dan juga ketegangan otot akibat terlalu sering bersin akibat menumpuknya lendir pada saluran pernafasan, salah satu jenis batuk yang dapat menimbulkan dampak ini pada tubuh yaitu batuk gerd sehingga perlu dilakukannya cara mengobati batuk gerd secara efektif dan cepat. Sakit kepala akibat batuk umumnya dibedakan menjadi 2 kategori yaitu batuk yang disertai skait kepala primer dan batuk yang disertai sakit kepala sekunder, biasanya jenis batuk sakit kepala yang sekunder cenderung lebih berbahaya dampak yang ditimbulkannya.

Terdapat beberapa gejala batuk yang disertai sakit kepala primer, seperti :

  • Sakit kepala yang terjadi secara tiba-tiba dan biasanya terjadi setelah mengalami batuk yang terus menerus terjadi akibat adanya gangguan pada tenggorokan berupa lendir yang menumpuk yang dapat menyebabkan hidung tersumbat sebelah.
  • Sakit kepala yang dirasakan biasanya hanya dalam waktu beberapa detik saja namun akan terus terulang.
  • Batuk dapat menimbulkan rasa sakit pada kepala seperti tertusuk dan membelah.
  • Sakit yang di rasakan biasanya terjadi pada kedua bagian kepala dan akan lebih parah sakit yang dirasakan pada bagian belakang kepala.

Sedangkan gejala yang timbul pada jenis batuk yang disertai sakit kepala sekunder dapat seperti :

  • Sakit dan nyeri pada kepala akan bertahan dalam waktu yang lama dan tiada henti.
  • Sakit kepala yang dirasakan akan disertai dengan timbulnya pusing.
  • Kepala seperti terasa bergetar dalam waktu tertentu.
  • Jika dibiarkan terus menerus gejala sekunder ini dapat menyebabkan pingsan pada tubuh yang mengalami batuk dan sakit kepala terus menerus.

Timbulnya gejala batuk yang disertai dengan sakit kepala sekunder ini dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti adanya kecacatan pada bentuk tengkorak, cacat cerebellum yang mana gangguan pada bagian otak yang mengontrol keseimbangan, kelemahan pada salah satu pembuluh darah di otak, mengalami tumor otak serta kebocoran cairan serebrospinal yang terjadi secara spontan.

Umumnya kepala sakit saat batuk yang dialami dapat disebabkan oleh beberapa faktor penyebab lainnya diluar dari penyebab yang telah disebutkan diatas. Sakit kepala yang dialami tubuh cenderung dipengaruhi oleh gangguan pada sistem kerja otak. Beberapa penyebab lainnya dari sakit kepala yang dapat disertai batuk, yaitu :

  1. Perubahan cuaca

Perubahan cuaca yang terjadi secara tidak menentu dapat mempengaruhi daya tahan dan sistem kekebalan tubuh yang cenderung lebih mudah menurun. Perubahan cuaca yang dapat menyebabkan perubahan tingkat suhu secara tiba-tiba biasanya memberikan dampak yang besar pada kondisi tubuh. Tubuh tentunya memiliki sistem kerja tubuh yang dapat dengan cepat mengatur suhu tubuhnya agar sesuai dengan suhu disekitarnya.

Sponsors Link

Perubahan suhu badan yang terus menerus dapat membuat sistem kerja otak menjadi terganggu dan akhirnya menyebabkan sakit kepala. Perubahan cuaca yang dapat menurunkan daya tahan tubuh juga secara tidak langsung membuat tubuh menjadi lebih rentan untuk terserang penyakit lainnya seperti influenza yang dapat menimbulkan beberapa gejala penyakit lainnya.

  1. Stress berlebih

Padatnya aktivitas yang kadang kala dapat menuntut otak untuk bekerja lebih keras dapat juga menimbulkan gejala sakit kepala. Stress akibat banyaknya pekerjaan dan pikiran yang dapat menekan mental seseorang cenderung lebih mudah membuat tubuh menjadi lemah sehingga daya tahan tubuhnya akan ikut menurun. Tekanan pada otak yang terus menerus terjadi akan berakibat pada sakit kepala baik itu sakit kepala bagian belakang, migran atau sakit kepada pada kedua bagian kepala. Kondisi tubuh yang stress dapat mempengaruhi kesehatan dalam jangka waktu yang panjang.

  1. Perubahan hormon

Dalam tubuh manusia terdapat beberapa jenis hormon yang apabila mendapatkan sebuah gangguan dapat menyebabkan sakit kepala secara tiba-tiba. Gejala seperti sakit kepala diketahui paling sering di alami oleh kaum wanita akibat perubahan hormon dalam tubuhnya. Menstruasi yang terjadi tiap bulannya pada wanita biasanya berperan besar dalam mengubah hormon yang mana hormon estrogen akan meningkat secara drastis. Kenaikan hormon ini akan membuat wanita menjadi lebih mudah terserang oleh sakit kepala. Begitu juga pada wanita yang sedang memasuki masa monopause, biasanya ketika hal ini terjadi tubuh akan mengalami perubahan yang besar terutama pada hormon tubuhnya.

ads
  1. Kurangnya asupan nutrisi tubuh

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi oleh tubuh dapat memenuhi asupan nutrisi dan gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap dapat bekerja seperti biasanya. Nutrisi dan gizi ini dapat berupa karbohidrat, vitamin dan beberapa zat penting lainnya. Umumnya tubuh yang kekurangan asupa nutrisi tubuh dapat membuat pertahahan tubuh melemah dan tubuh menjadi lebih mudah kelelahan saat beraktivitas.

Bagi tubuh yang kekurangan asupan penting ini dapat terjadi akibat progam diet berlebih yang mana menghilangkan beberapa jenis makanan yang biasanya dikonsumsi setiap harinya. Selain itu beberapa jenis makanan juga dapat menyebabkan sakit kepala dan batuk secara bersamaan akibat dikonsumsi secara berlebih saat sedang melakukan progam diet, beberapa diantaranya seperti buah-buah yang bersifat masam, kacang-kacangan, daging yang diawetkan, makanan instan, junkfood dan lain sebagainya.

  1. Dehidrasi berlebih

Seperti yang diketahui bahwa tubuh mampu untuk mengatur perubahan suhu tubuh dalam waktu dan keadaan tertentu salah satu caranya yaitu dengan mengeluarkan cairan dalam tubuh seperti berkeringat. Keringat yang dikeluarkan melalui pori-pori tubuh bertujuan untuk menyeimbangkan suhu tubuh yang panas akibat panas dan terik matahari.

Namun ketika tubuh melakukan hal ini secara langsung akan kehilangan cairan dalam tubuhnya dalam jumlah yang banyak sehingga dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi yang dialami ini dapat disertai dengan timbulnya rasa sakit dan pusing pada kepala terutama pada kepala bagian depan. Saat dehidrasi sakit kepala yang timbul dapat menyebabkan tubuh menjadi pingsan apabila tidak ditangani dengan segera.

  1. Penyakit Sinusitis

Sinusitis merupakan salah satu jenis penyakit yang terjadi pada bagian saluran pernafasan yang mana terjadi penyumbatan dan penumpukan cairan atau lendir pada bagian sinus. Penyakit sinusitis dapat menimbulkan beberapa gejala seperti batuk berdahak dan gangguan pada saraf yang berada disekitar wajah dan kepala. Bahaya sinusitis jika tidak diobati akan semakin parah yang mana peradangan yang terjadi terus menurus tanpa diatasi dapat memberikan pengaruh berupa menyebarkan rasa sakit ke daerah wajah dan kepala. Sakit kepala akibat sinusitis ini dapat diperparah oleh batuk yang tidak kunjung sembuh.

  1. Gangguan pada tenggorakan dan leher

Batuk disertai sakit kepala juga dapat disebabkan oleh adanya gangguan pada tenggorokan dan dapat berdampak pada timbulnya rasa nyeri yang menjalar hingga ke leher, biasanya hal ini dapat menjadi beberapa gejala flu singapura. Umumnya radang tenggorokan akut dapat menimbulkan rasa nyeri yang menjalar. Beberapa saraf sensitif terhubung antara kepala dan leher sehingga apabila saraf pada leher mengalami gangguan maka secara tidak langsung dapat menyebabkan sakit kepala.

Sponsors Link

Saat tubuh sedang mengalami batuk disertai sakit kepala ada baiknya tidak diperparah dengan melakukan kegiatan tertentu atau mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Dalam mengatasi dan mencegah sakit kepala akibat batuk dapat dengan melakukan beberapa cara seperti :

  • Hindari minuman atau makanan yang mengandung kafein, kadar kafein yang tinggi pada minuman atau makanan yang dikonsumsi dapat membuat kepala terasa pusing dan tertekan. Hal ini dapat terjadi pada seseorang yang tidak terbiasa mengkonsumsi kafein setiap harinya.
  • Memenuhi asupan nutrisi dan gizi tubuh setiap harinya, setiap nutrisi dan gizi yang masuk ke dalam tubuh tentunya tidak akan terbuang sia-sia dan justru dibutuhkan oleh tubuh itu sendiri dalam memelihara kesehatan tubuh. Walaupun tidak lengkap ada baiknya tiap hari memenuhi beberapa jenis nutrisi yang dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi.
  • Hindari dehidrasi dengan selalu meminum minuman yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang. Kini banyak tersedia produk minuman yang memberikan manfaat dalam menggantikan cairan tubuh yang hilang, namun ada baiknya selalu memilih air putih karena selain alami air putih tidak memberikan efek samping pada tubuh jika diminum setiap saat.
  • Segera atasi batuk yang diderita dengan mengkonsumsi jenis obat tertentu agar batuk tidak terjadi terus menerus. Pilih jenis obat batuk yang aman dan menggunakan bahan alami agar juga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Batuk yang dialami dapat berupa gejala dari suatu penyakit yang sedang diderita, batuk yang terjadi terus meneruslah yang terkadang dapat meningkatkan resiko kepala menjadi sakit. Ketika hal ini terjadi secara tiba-tiba untuk mengatasinya dapat menggunakan balsem atau minyak angin guna meredakan nyeri pada kepala.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Penyebab