Sponsors Link

Bolehkah Makan Semangka Saat Batuk? Apakah Berbahaya?

Sponsors Link

Saat kita terserang batuk, terkadang kita menjadi pantang terhadap beberapa jenis makanan yang rasanya manis, termasuk buah-buahan. Beberapa buah seperti semangka misalnya, memiliki rasa yang manis alami dan segar. Pertanyaanya adalah bolehkah makan semangka saat batuk? Apakah berbahaya? Untuk mengetahui hal tersebut, tentu saja kita harus menanyakan fungsi obat batuk benadryl  ini pada ahli kesehatan. Pada dasarnya, buah-buahan banyak memiliki kandungan air dan serat yang tinggi, sehingga jika dikonsumsi akan baik untuk kesehatan.

Buah semangka merupakan buah yang juga cocok dikonsumsi saat musim panas. Warna daging buahnya yang merah serta memiliki kandungan air yang tinggi, sering dilarang untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menderita batuk. Buah semangka memiliki banyak  kandungan vitamin, salah satunya adalah vitamin C. Sekalipun kandungan vitamin C baik untuk tubuh kita, sepertinya semangka memiliki kandungan zat lain yang ternyata dapat memicu batuk semakin parah.

Makanan Pemicu Batuk

Sebelum kita membahas mengenai semangka yang bisa menyebabkan batuk, ternyata ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu batuk menjadi lebih parah, dan sebaiknya ketahui manfaat obat batuk benacol tidak dikonsumsi. Beberapa makanan tersebut sebagai berikut:

  1. Makanan dalam kemasan seperti keripik
  2. Makanan serta minuman yang rasanya manis
  3. Makanan serta minuman yang memiliki kandungan kafein
  4. Produk olahan susu
  5. Makanan gorengan
  6. Makanan olahan seperti ayam olahan, daging sapi olahan
  7. Makanan serta minuman yang dingin

Selain beberapa jenis makanan di atas, beberapa jenis buah-buahan tertentu, ternyata juga dapat memicu batuk men jadi lebih parah. Salah satu khasiat obat batuk harvest dan buah tersebut adalah semangka.

Bolehkah Makan Semangka Saat Batuk? Apakah Berbahaya?

Buah semangka yang kaya akan kandungan air ini mengapa dapat memicu batuk semakin parah? Diketahui, ternyata selain memiliki kandungan vitamin C, semangka juga memiliki kandungan asam nitrat yang menjadi pemicu batuk tersebut. Banyak pasien mengalami gejala batuk seperti tenggorokan gatal, kemudian mengkonsumsi buah semangka, maka batuk batuk disertai sariawan yang dialami akan semakin parah dan berulang.

Sebenarnya, kandungan asam nitrat seperti pada buah semangka ini memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Namun, asam nitrat yang cukup tinggi, seperti pada buah semangka ini, malah dapat menyebabkan lendir di area saluran pernapasan menjadi tertimbun. Lendir yang tertimbun seperti ini juga dapat menyebabkan batuk berdahak yang cukup mengganggu.

Pasien yang memiliki penyakit batuk asma juga sebaiknya tidak mengkonsumsi buah semangka terlebih dulu. Batuk asma yang sedang dialami akan lebih parah karena terpicu oleh kandungan asam nitrat dalam buah semangka tersebut.

Selain buah semangka, ternyata beberapa jenis buah lainya juga sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi Anda yang sedang mengalami batuk dan gejala batuk, beberapa buah tersebut seperti:

  1. Pisang
  2. Mangga
  3. Strowberry
  4. Nangka
  5. Jeruk
  6. Pir
  7. Jeruk
  8. nanas

Asam sitrat tersebut secara alami terkandung dalam beberapa jenis buah tersebut, termasuk pada buah semangka. Jika Anda sedang batuk, namun memaksakan untuk tetap mengkonsumsi semangka, dikhawatirkan asam nitrat yang terkandung di dalamnya ini dapat menjadi pemicu batuk, sehingga batuk malah akan semakin parah. Saat batuk asma maupun batuk kering, serta jenis batuk lainya, sebaiknya diatasi dengan pengobatan alami.

Tidak hanya dapat memunculkan  efek gatal pada tenggorokan, asam sitrat juga terbukti berbahaya, jika memang dikonsumsi dalam waktu yang cukup lama. Jika mengkonsumsi beberapa jenis buah yang memiliki kandungan asam nitrat, sebaiknya jangan terlalu banyak dikonsumsi. Asam nitrat ini juga dapat menyebabkan kondisi tenggorokan kering, sehingga memicu batuk yang cukup parah.

Cara Mengobati Batuk dengan Cepat

Selain Karena mengkonsumsi buah semangka saat sedang batuk, batu bisa menjadi parah karena reaksi dari virus penyebab batuk tersebut, yang masuk ke dalam tubuh pasien. Meski begitu, umumnya batuk dapat sembuh dengan sendirinya, setelah beberapa hari. Namun, agar lebih cepat, pengobatan batuk dapat dilakukan. Berikut ini beberapa cara mengobati batuk dengan cepat:

  • Banyak minum air
  • Berendam atau mandi air hangat
  • Menghisap permen untuk menghangatkan tenggorokan
  • Menghindari alcohol serta rokok
  • Berisitirahat dengan cukup
  • Makan secara teratur dan makanlah makanan bergizi
  • Tidur untuk waktu yang cukup

Selain beberapa cara diatas, Anda juga bisa mengobati batuk secara alami seperti khasiat obat batuk laserin dengan beberapa bahan alami yang aman dan tidak menimbulkan efek samping. Beberapa obat alami yang dapat digunakan untuk mengobati batuk seperti:

  • Madu, membantu meredakan batuk kering dengan efektif
  • Air garam, membantu meredakan tenggorokan yang gatal sehingga menyebabkan batuk
  • Banyak minum cairan air putih, minumlah setidaknya 2 gelas air setiap 2 jam sekali, ketika sedang batuk. Gatal ditenggorokan akan berkurang
  • Campuran ramuan lemon, madu dan biji rami, dapat mengatasi rasa kurang nyaman dari saluran pernafasan hingga tenggorokan. Sementara madu dan lemon juga dianggap sebagai zat antibiotic alami
  • Minum the jahe, jahe dapat meningkatkan system kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi penyebab gatal di area tenggorokan

Saat batuk melanda, agar kita tetap dapat beraktifitas dengan maksimal, sebaiknya hindari beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memicu batuk semakin parah, seperti bolehkah makan semangka saat batuk? Apakah berbahaya? tentu saja dapat memicu batuk, sebaiknya dihindari untuk sementara waktu.

, , ,
Oleh :