Sponsors Link

7 Buah yang Tidak Boleh Dimakan Saat Batuk

Sponsors Link

Anda sering terkena batuk? Batuk merupakan suatu mekanisme reflex pertahanan tubuh pasien, agar saluran nafas serta beberapa kuman, benda asing hingga lendir dapat dikeluarkan. Seseorang yang batuk mengalaminya secara tiba-tiba tanpa disadari. Batuk juga bisa dialami penderita secara terus-terusan, jika tidak diketahui penyebab awalnya. Meski begitu, batuk bukan jenis penyakit yang parah buah yang baik untuk anak batuk pilek  yang tidak bisa diobati.

ads

Seseorang yang sedang mengalami gejala batuk, dapat membuat kondisi tubuhnya menjadi melemah. Saat seseorang batuk secara terus menerus, dapat menyebabkan iritasi khususnya di bagian tenggorokan sehingga kurang maksimal ketika menelan makanan. Saat pasien Menderita (batuk kering) pasien juga akan terus merasa kurang nyaman dan muncul rasa sakit di bagian dalam tenggorokanya. Batuk biasanya dapat juga diobati dengan obat kimia cara mengatasi batuk saat puasa maupun obat alami.

Batuk dan Jenisnya

Seperti kita ketahui, batuk yang cukup sering dialami sebagian orang merupakan batuk yang penyebabnya berbeda-beda. Jenis batuk yang cukup sering terjadi adalah batuk kering dan batuk berdahak. Berikut penjelasanya:

  • Batuk Kering

Batuk kering disebut dalam dunia medis sebagai batuk yang non produktif , karena cara mengeluarkan dahak dengan garam batuk ini tidak mengeluarkan dahak atau semacamnya. Seseorang yang mengalami batuk kering diawali dengan munculnya rasa gatal pada tenggorokan kemudian batuk-batuk. Batuk kering sebagai tanda akhir flu atau ada iritasi pada tenggorokan.

  • Batuk Berdahak

Sementara batuk berdahak merupakan jenis batuk yang produktif karena batuk tersebut terjadi disertai dengan meningkatnya jumlah lendir  (dahak) pada tenggorokan manusia. Dahak yang muncul dari tenggorokan bisa berasal dari paru-paru atau bagain sinus (dari hidung).

  • Batuk Alergi

Batuk ini terjadi seperti hal nya batuk kering, namun disertai flu. Batuk alergi  vitamin untuk flu bisa memunculkan gejala awal dengan batuk kering atau bahkan batuk berdahak. Selain batuk, biasanya disertai pula dengan gejala bersin.

Batuk dan Penyebabnya

Batuk merupakan suatu gejala penyakit ringan yang muncul karena ada penyebabnya. Secara umum, batuk terjadi dan dialami sebagian manusia, karena adanya infeksi saluran pernafasan karena virus. Virus ini akan menyerang bagian tenggorokan atau trakea. Adapun tanda-tanda serta gejala batuk yang disebabkan virus sebagai berikut:

  • Seseorang akan mengalami demam
  • Menimbulkan sakit kepala
  • Merasakan nyeri di seluruh badan
  • Infeksi tersebut juga mempengaruhi hidung

Batuk yang terjadi karena virus biasanya akan memiliki fase puncak, yaitu setelah 3 hari. Setelahnya, batuk akan berangsur jarang dan mulai membaik. Selain virus, batuk-batuk  juga bisa disebabkan oleh:

  • Penyakit asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta pasien yang memiliki penyakit bronchitis yang parah
  • GERD atau penyakit asam lambung yang berkumpul di bagian esophagus , lantas memicu batuk-batuk
  • Adanya rhinitis alergi seperti orang yang alergi terhadap serbuk sari atau serbuk jenis lainya
  • Terdapat cairan dalam hidung yang menetes ke area tenggorokan
  • Seseorang yang merokok atau memakai tembakau dengan cara lain (di luar cara normal)
  • Adanya paparan debu , senyawa kimia hingga asap bekas pembakaran di lingkungan sekitar

Beberapa penyebab tersebut merupakan penyebab batuk secara umum dan bisa menjadi penyebab batuk yang berkepanjangan.

Saat Terkena Batuk

Jika Anda sedang mengalami batuk-batuk, baik itu batuk kering cara mengatasi batuk disertai muntah pada anak maupun batuk berdahak biasanya dapat diobati dengan meminum obat tablet atau obat syrup khusus pereda batuk dan pilek. Obat batuk herbal juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati gejala batuk tersebut. Namun, jika batuk Anda terjadi dalam waktu yang cukup panjang, sebaiknya segera periksa ke dokter. Adapun diagnosis dokter terhadap pasien yang mengalami batuk, biasanya akan ditanya seputar riwayat kesehatan keluarga pasien. Setelah itu dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti:

Sponsors Link

  • Foto Rontgen, foto ini dapat membantu dokter memeriksa apakah batuk yang terjadi disebabkan oleh infeksi di area paru-paru
  • Mengambil sampel dahak, dokter akan menentukan apakah batuk disebabkan oleh bakteri, sehingga diambil dari sampel dahak pasien
  • Spirometri, merupakan prosedur dengan cara menghembuskan nafas melalui sebuah tabung yang ada mesinya. Dokter bisa mendeteksi adanya penyakit pada saluran pernafasan
  • Tes Alergi, dokter memeriksa batuk yang mungkin terjadi karena terkena paparan debu

Buah – Buahan Saat Batuk

Buah-buahan yang ada di bumi kita ini, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain memiliki kandunga serat yang baik untuk pencernaan, buah juga mengandung vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun, khusus untuk orang yang sedang menderita batuk-batuk, ternyata ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi, karena akan membuat batuk semakin parah. Buah tersebut adalah yang mengandung Asam sitrat.

Asam sitrat ini merupakan suatu asam organic yang lemah dan obat batuk pilek untuk ibu hamil  biasanya banyak ditemukan pada bagian daun serta buah dari suatu tumbuhan yang bernama Genus citrus (jeruk-jerukan). Jenis senyawa ini banyak digunakan sebagai bahan pengawet yang alami, atau sebagai penambah rasa asam pada olahan makanan dan minuman yang sering kita konsumsi. Asam sitrat ini banyak terdapat pada buah dan sayuran dan memiliki konsentrasi yang tinggi, seperti yang terdapat pada buah lemon, jeruk purut dan jeruk nipis.

Jenis Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Batuk

Buah  yang memiliki kandungan asam sitrat baik dikonsumsi dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sayangnya, jika dikonsumsi ketika batuk, jenis buah ini malah bisa membuat asam lambung naik hingga ke saluran pernafasan. Akibat asam lambung naik, akan terjadi penumpukan lendir di bagian saluran pernafasan. Jika Anda sedang batuk dan juga memiliki riwayat penyakit asma, buah-buahan  ini dapat membuat batuk semakin parah. Berikut ini beberapa jenis buah yang tidak boleh dimakan saat batuk:

Berikut ini beberapa jenis buah yang tidak boleh dimakan saat batuk:

Sponsors Link

  • Jeruk

Berbagai jenis jeruk, jeruk nipis hingga jeruk lemon, memang mengandung vitamin C yang tinggi. Namun, buah jeruk juga memiliki kandungan asam sitrat yang juga tinggi, sehingga dapat memicu penderita batuk mengalami radang tenggorokan. Asam sitrat pada buah jeruk ini dapat menyebabkan rasa gatal di tenggorokan dan membuat batuk menjadi parah.

  • Nanas

Sama halnya seperti buah jeruk, nanas juga merupakan jenis buah yang memiliki kandungan asam sitrat cukup tinggi. Akibatnya, mengkonsumsi nanas saat batuk juga dapat membuat tenggorokan gatal bahkan bisa terkena infeksi.

  • Strawberry

Jenis buah lainya yang memiliki kandungan asam sitrat tinggi lainya adalah Strawberry. Mengkonsumsi strawberry pada saat sedang batuk juga dapat memicu batuk semakin parah, sebaiknya hindari mengkonsumsi buah ini selama masih batuk.

  • Buah Pir

Buah yang cukup populer dan banyak dikonsumsi oleh sebagian besar orang ini, juga kurang baik jika dikonsumsi ketika Anda sedang mengalami batuk. Buah pir juga memiliki kandungan asam nitrat yang dapat membuat batuk bertambah parah. Selain itu, buah pir ini juga dapat memicu produksi lendir atau dahak yang berlebih sehingga batuk akan memburuk.

  • Pisang

Buah pisang juga termasuk kedalam kategori buah-buahan yang benarkah makan gorengan bikin batuk mengandung asam sitrat cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi oleh orang yang mengalami batuk, baik batu kering maupun batuk berdahak dapat semakin parah. Tenggorokan akan semakin gatal serta batuk akan terjadi terus menerus.

  • Mangga

Mangga yang rasanya manis dan memiliki buah yang legit ini ternyata juga harus dihindari saat kita sedang batuk. Pasalnya, mangga juga seperti nanas yang memiliki kandunga asam nitrat tinggi dan dapat memicu tenggorokan menjadi gatal atau mengeluarkan dahak yang berlebih. Hindari makan buah mangga sementara Anda batuk.

  • Semangka

Mungkin Anda akan sedikit heran dengan buah semangka yang ternyata harus dihindari juga ketika sedang batuk. Buah semangka banyak mengandung kadar air yang baik untuk kesehatan tubuh. Sayangnya, buah ini juga memiliki kandungan asam sitrat yang dapat memicu reaksi batuk. Jika batuk yang dialami masih berupa gejala gatal, dapat dipastikan setelah mengkonsumsi buah semangka, batuknya akan berketerusan.

Pengobatan Batuk

Sakit batuk yang umumnya dialami oleh sebagian besar orang dapat sembuh dengan konsumsi obat batuk khusus yang tersedia di Apotek. Namun, jika batuk yang dialami terjadi secara berkepanjangan, dikhawatirkan akan terjadi infeksi saluran pernafasan yang cukup serius. Jenis batuk yang sebaiknya diperiksakan ke dokter seperti:

  • Batuk karena infeksi virus yang terjadi selama hampir tiga minggu
  • Semakin hari batuk yang dialami semakin parah
  • Batuk yang dialami disertai keluarnya darah, sakit dada, sulit bernapas hingga penurunan berat badan
  • Batuk yang disertai demam dan benjolan di area leher

Jika Anda mengalami batuk, sebaiknya segera konsumsi karakteristik virus influenza obat yang sesuai dengan jenis batuk Anda. Selain konsumsi obat kimia, obat alami untuk batuk juga dapat dikonsumsi sebagai alternative obat yang lebih aman tanpa efek samping. Hindari mengkonsumsi makanan dan buah yang tidak boleh dimakan saat batuk agar batuk yang dialami segera pulih.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan dan Minuman