Sponsors Link

8 Penyebab Ingus Encer Seperti Air yang Perlu Diatasi Sekarang Juga

Sponsors Link

Flu atau pilek merupakan penyakit ringan yang mengganggu rongga hidung dan saluran pernapasan kita. Hal ini terkadang membuat kita merasa sulit untuk bernapas dengan lega, dikarenakan cairan atau lendir (ingus) yang menyumbat rongga hidung. Nah, Ingus ini kadang berhenti dengan cepat tanpa perlu pengobatan, namun terkadang juga encer seperti air hingga kita melakukan pengobatan. Lalu, apa sebenarnya penyebab ingus encer seperti air? Berikut ini penjelasannya.

ads

Penyebab Ingus Encer Seperti Air

Penyebab ingus tidak berenti ini cukup membuat kita merasa kesulitan untuk bernapas. Bahkan saat kita melakukan aktivitas sehari-hari. Tentunya, sebelum diobati terlebih dahulu, kita perlu mengetahui penyebab ingus Encer Seperti Air yang mengganggu rongga hidung.

1. Terkena Infeksi

Infeksi dapat menjadi salah satu penyebab yang membuat ingus Anda Encer Seperti Air atau tidak mereda. Karena infeksi akan membuat Anda demam dan kedinginan. Lalu bagaimana dengan lendir atau ingus? Saar Anda demam atau kedinginan, hidung akan sangat rentan untuk terkena virus dan bakteri. Terutama saat Anda terkena flu, akan membuat hidung Anda memproduksi lendir lebih banyak.

2. Mengalami Alergi

Saat Anda memiliki riwayat alergi, baik itu alergi debu, jamur, bulu hewan, serbuk sari atau berbagai jenis alergi – akan sangat memicu peradangan pada selaput lendir. Di dalam tubuh, terdapat sel mast yang memicu histamin, yang mana akan membuat Ada bersin, hidung terasa gatal dan hidung tersumbat. Hal tersebut juga akan memicu penebalan selaput lendir yang membuat Anda beringus.

3. Menangis

Menangis memang membuat ingus lebih berproduksi. Walaupun tidak ada kaitannya dengan kondisi medis, air mata akan mengalir sebagian melalui mata, juga sebagiannya lagi keluar melalui hidung dan bercampur dengan lendir dan keluar menjadi ingus.

4. Terkena Rhinitis Vasomotor

Mungkin bagi beberapa orang masih asing tentang rhinitis vasomotor ini. Penyakit ini merupakan kondisi dimana pembuluh darah di hidung mengalami pembengkakan yang memicu hidung Anda memproduksi cara mengeluarkan lendir di hidung bayi menjadi lebih banyak dari biasanya saat terkena flu. Penyebab penyakit ini dapat dikarenakan oleh virus, alergi ataupun infeksi.

5. Sinusitis

Sinusitis merupakan salah satu penyakit yang mengganggu rongga hidung kita. Hal ini berupa peradangan pada lapisan rongga sinus di sekitar keluar cairan kuning dari hidung sebelah kanan. Sinusitis ini dapat dipicu oleh virus atau bakteri yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat. Penyakit ini cukup mengganggu karena menimbulkan gejala-gejala yang menyakitkan.

6. Pengaruh dari obat

Penyebab ingus Encer Seperti Air juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat. Mengapa demikian? Karena obat seperti apirin, anti depresan, atau beta-blockers akan memicu produksi atau keluarnya cairan dari hidung. Hal tersebut dapat berupa efek samping dari pemakaian obat tertentu – seperti yang telah disebutkan.

Sponsors Link

7. Adanya pengaruh dari makanan pedas

Saat Anda mengonsumsi makanan pedas – hal tersebut akan merangsang kelenjar lendir pada dahak dari hidung bercampur darah untuk meningkatkan produksi sekresi hidung. Itulah mengapa yang membuat ingus terus keluar saat Anda mengonsumsi makanan pedas.

8. Trauma Tengkorak Kepala

Ketika Anda mengalami kecelakaan yang menyebabkan beberapa organ tubuh Anda trauma, terutama pada tengkorak kepala. Jika tengkorak kepala Anda mengalami trauma, akan memicu berbagai organ lainnya rentan terhadap penyakit. Juga termasuk pada rangsangan kelenjar lendir untuk memproduksi lendir lebih dari biasanya. Itu merupakan gejala yang menandakan bahwa Anda perlu segera diobati.

Itulah beberapa penyebab ingus Encer Seperti Air yang membuat Anda kesulitan untuk bernapas dan perlu segera diatasi jika penyebabnya cukup berbahaya. Terlebih jika Anda terus-terusa beringus, hal tersebut dapat menjadi gejala penyakit sinusitis. Segeralah konsultasikan pada dokter mengenai hal tersebut. Tetap jaga kesehatan dan perhatikan lingkungan di sekitar Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.

, , ,