Sponsors Link

4 Warna Dahak Batuk Bronkitis yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Bronkitis merupakan suatu radang yang terjadi pada lapisan saluran bronkial di paru-paru dan mengalami infeksi. Bronkus yang merupakan saluran udara masuk dan keluar paru-paru mengalami infeksi, sehingga pengidap bronchitis umumnya mengalami batuk lendir yang menjadi menebal dan berubah warna lendirnya. Maka dari itu, jika Anda mengalami batuk berlendir dan mengeluarkan dahak berwarna tidak seperti biasanya, bisa diindikasikan Anda memang mengalami penyakit bronchitis yang mengalami perbedaan batuk bronkitis dan batuk tbc yang juga berbahaya.

Penyakit bronchitis baik akut maupun kronis, sebaiknya tidak dianggap remeh, terlebih jika warna dahak yang keluar ini sudah lebih gelap dari warna dahak normal. Kita harus bisa mengenali perubahan warna dahak tersebut, agar bisa segera mencari cara untuk mengetahui kondisi kesehatan diri kita sendiri. Hindari untuk menunda pemeriksaan, karena efek berbahaya dari batuk bronchitis bahkan bisa menyebabkan kematian. Segera cegah dengan obat tradisional batuk bronchitis yang ampuh.

Apa Itu Penyakit Bronkitis?

Umumnya, penyakit bronchitis dikenal sebagai salah satu dari penyakit flu yang terjadi di area dada dan sedang mengalami peradangan, khususnya di area paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang juga menjadi penyebab flu. Penyakit bronchitis yang sering dialami sebagian besar orang adalah penyakit bronchitis akut. Namun, sebagian lainya ada juga yang mengalami penyakit bronchitis kronis. Berikut perbedaanya:

  • Bronkitis Akut

Penyakit bronchitis akut, biasanya akan dialami penderita dalam waktu beberapa hari. Setelah itu, bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, batuknya bisa berlangsung hingga lebih dari satu minggu.

  • Bronkitis Kronis

Kondisi bronchitis kronis adalah kondisi yang parah, dimana batuk akan terjadi setiap hari dan menghasilkan dahak yang berlangsung dalam waktu lama. Waktu penyakit ini bisa hingga 3 bulan bahkan menahun. Penyakit ini juga bisa berisiko menjadi penyakit gangguan paru-paru obstruktif kronis (PPOK).

Tanda –Tanda dan Gejala Bronkitis

Sama seperti beberapa keluhan penyakit flu atau demam, maka seseorang yang sedang mengalami bronchitis dapat dikenali tanda serta gejalanya dengan cukup mudah. Berikut beberapa tanda dan gejala tersebut:

  • Mengalami batuk selama beberapa minggu setelah infeksi hilang
  • Batuk yang disertai dahak bewarna seperti kuning kehijauan, abu-abu hingga berwarna putih
  • Pasien mengalami nafas yang pendek terutama pada saat mengeluarkan tenaga
  • Pasien juga mengalami bengek atau napas pendek
  • Pasien mengalami kelelahan
  • Pasien mengalami demam dan menggigil
  • Area dada menjadi terasa kurang enak

Beberapa tanda dan gejala yang muncul di atas, bahkan bisa menjadi semakin parah  jika mengalami demam serta menggigil. Sebagian pasien bahkan bisa mengalami pneumonia, sebaiknya segera atasi dengan khasiat obat batuk mucohexin dan periksa ke dokter.

Penyebab Penyakit Bronkitis

Seperti diulas diawal, bahwa penyakit bronchitis umumnya disebabkan oleh virus yang juga menjadi penyebab flu dan pilek. Selain itu, bronchitis juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, debu, bahan kimia serta zat polutan lainya yang membuat saluran pernapasan menjadi iritasi. Pasien yang memiliki kebiasaan merokok serta memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma, bronchitis kronis serta fibrosis kistik yang berpotensi menjadi penyakit bronchitis akut.

Warna Dahak Batuk Bronkitis

Sebelum kita mengetahui secara pasti, seperti apa warna dahak batuk bronchitis, sebaiknya kita perlu mengetahui mengenai warna dahak itu sendiri. Dahak umumnya memang sering muncul ketika kita mengalami batuk. Jika diperhatikan, ternyata warna dahak ini bisa berbeda dan mengindikasikan kondisi kesehatan Anda saat ini.

Perlu Anda ketahui, bahwa warna dahak ternyata tidak hanya bening. Warna dahak yang keluar saat batuk juga bisa bewarna kuning, merah muda, merah, hijau, putih bahkan berwarna hitam atau gelap. Anda bisa mengetahui warna tersebut dengan mengamatinya secara langsung. Selain kita bisa mengetahui kondisi kesehatan, kita juga bisa memperkirakan penyebab dahak tersebut menjadi berwarna.

Berikut ini beberapa warna dahak serta indikasi penyakit yang mungkin sedang diderita:

  • Dahak Bening

Dahak bening merupakan dahak yang keluar karena tubuh memproduksi protein, air, garam yang larut serta antibody. Dahak ini memiliki fungsi sebagai pelembab system pernapasan dalam tubuh. Umumnya, batuk berdahak dengan warna bening disebabkan oleh infeksi virus, serta alergi pada area pernapasan.

  • Dahak Merah atau Merah Muda

Dahak yang dikeluarkan saat batuk juga bisa menjadi bewarna merah. Warna merah tersebut tentunya berasal dari darah yang bercampur dengan dahak. Darah tersebut muncul karena adanya peradangan di saluran napas dan disebabkan beberapa penyakit, seperti:

a. Emboli paru, penyakit karena penyumbatan darah di arteri paru (arteri pulmonalis), yang terjadi akibat adanya gumpalan darah dari tubuh lain.

b. Kanker paru, penyakit ini menimbulkan gangguan pernapasan dengan gejala batuk berdahak yang memiliki bercak darah merah, serta penurunan berat badan yang cukup drastis.

c. TBC (tuberculosis), penyakit ini terjadi karena infeksi bakteri serta bisa menular. Penderitanya akan mengalami batuk yang lama, hingga lebih dari 2 minggu, serta mengeluarkan dahak yang bewarna kemerahan.

  • Dahak Hijau atau Kuning

Jika Anda mengalami batuk dan keluar dahak bewarna hijau dan kuning, maka ini berasal dari sel darah putih yang ternyata sedang melakukan perlawanan terhadap penyebab dari infeksi yang terjadi. Umumnya, dahak yang keluar bewarna kuning, lalu berubah menjadi hijau. Beberapa penyakit yang dahaknya bisa bewarna hijau atau kuning adalah penyakit seperti Pneumonia, sinusitis, bronchitis, dan cystic fibrosis

  • Dahak Cokelat

Warna dahak juga bisa menjadi cokelat, karena telah terjadi perdarahan yang sudah cukup lama di area paru-paru. Awalnya, penderita mengalami batuk dan keluar dahak bewarna merah atau merah muda. Namun, karena pasien kemungkinan mengalami penyakit seperti cystic fibrosis, pneumonia, abses paru hingga bronchitis bacterial. Segera obati dengan obat tradisional batuk bronchitis atau periksa ke dokter.

  • Dahak Putih

Warna dahak yang bewarna putih, berbeda dengan warna bening. Warna putih ternyata diindikasikan karena beberapa penyakit, seperti bronchitis virus yang disebabkan oleh infeksi virus, PPOK, hingga penyakit asam lambung dan gagal jantung kongestif.

  • Dahak Hitam

Jika saat Anda mengalami batuk berdahak dan dahak yang keluar bewarna hitam atau gelap, hal ini bisa dipengaruhi karena beberapa penyakit dan kebiasaan seperti kebiasaan merokok, infeksi jamur, pneumoconiosis dan cystic fibrosis.

Setelah mengetahui beberapa warna dahak yang umumnya keluar saat mengalami batuk berdahak, lalu bagaimana warna dahak batuk bronkitis? Sesuai dengan beberapa penjelasan di atas, jika pasien yang mengalami penyakit bronchitis dan mengalami batuk berdahak, kemungkinan warna dahak yang umumnya keluar adalah warna putih, cokelat, hijau dan kuning.

Pengobatan Batuk Bronkitis

Jika mengalami batuk bronchitis, baik akut maupun kronis serta mengeluarkan warna dahak batuk bronchitis, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Tanyakan mengenai apa gejala batuk bronchitis, biasanya dokter akan melakukan pengecekan pernafasan dengan mendengarkan paru-paru ketika pasien bernapas. Setelah itu, beberapa tes mungkin akan dianjurkan seperti:

  • Tes dahak, dahak atau lendir yang mungkin keluar saat batuk akan di tes untuk mengetahui seberapa parah infeksi virus yang terjadi
  • X-ray, untuk menunjukan alasan mengapa pasien memiliki beberapa gejala bronchitis tersebut
  • Tes fungsi paru-paru, untuk mengukur udara dari dalam paru-paru serta memeriksa tanda asma atau emfisema

Adapun cara mengobati bronchitis dengan warna dahak batuk bronchitis tertentu, berikut ulasanya:

  • Konsumsi obat antibiotic yang diresepkan oleh dokter, untuk mencegah resiko infeksi bakteri saat system imun menurun
  • Meminum obat batuk sesuai dosis yang dianjurkan
  • Meminum jenis obat lainya, seperti inhaler atau obat yang dapat mengurangi radang dan membuka jalur yang menyempit di area bagian dalam paru-paru

Pengobatan di rumah juga bisa Anda lakukan dengan cukup mudah. Untuk penderita bronchitis kronis maupun akut dapat melakukan beberapa tindakan seperti:

  • Berisitirahat yang cukup
  • Minum air putih yang banyak
  • Makan buah-buahan seperti nanas
  • Minum air teh jahe
  • Minum air campuran madu dan lemon
  • Lakukan penguapan
  • Berkumur dengan air garam
  • Konsumsi sup ayam yang hangat

Perlu Anda ketahui juga bahwa selain mengkonsumsi obat dari dokter, melakukan perawatan sederhana di rumah, Anda juga harus merubah pola gaya hidup yang awalnya dapat memicu batuk bronchitis ini. Dengan mengetahui bolehkah minum obat batuk setelah makan durian serta melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, batuk bronchitis juga bisa lebih cepat sembuh. Beberapa hal yang bisa dilakukan diantaranya:

  • Bagi para perokok aktif, lebih baik mencoba untuk berhenti merokok dan berhenti dari kebiasaan ini terlebih saat sedang mengalami bronchitis
  • Gunakan makser yang bersih setiap kali Anda akan beraktifitas di luar ruangan. Hal ini dapat mencegah Anda terpapar atmosfer yang tercemar secara langsung
  • Anda juga bisa menggunakan alat pelembab udara yang hangat serta lembab, yang dapat meredakan batuk serta mengurangi lendir di area saluran udara

Mengalami batuk berdahak, terutama karena penyakit bronchitis, memang akan meningkatkan frekuensi batuk kita dan cukup mengganggu aktifitas. Oleh sebab itu, segera kita periksa ke dokter, dengan mengetahui apa warna dahak batuk bronchitis kita, agar bisa menyampaikan gejala yang tepat dan mendapat pengobatan yang tepat juga.

, ,