Sponsors Link

21 Cara Meredakan Batuk Pada Bayi Usia 3-6 Tahun Dengan Efektif dan Cepat

Sponsors Link

Beberapa jenis penyakit ringan seperti gejala flu pada anak dapat menyebabkan beberapa gejala ringan yang terjadi pada tubuh seperti batuk, batuk merupakan salah satu cara tubuh dalam meresponi dan menghalau benda asing yang masuk ke dalam saluran pernafasan. Batuk pada umunya dibedakan menjadi 2 jenis yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering merupakan jenis batuk yang masih tergolong ringam jika dibadingkan dengan batuk berdahak, baik batuk kering dan batuk berdahak dapat dialami oleh siapa saja. Bayi yang mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat beberapa hal yang mempengaruhinya cenderung lebuh rentan untuk mengalami batuk yang mana terkadang disertai dengan adanya lendir pada tenggorokannya. Pada umumnya batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti :

ads
  • Tubuh mengalami infeksi akibat serangan virus dan bakteri yang masuk dan menyerang saluran pernafasan.
  • Asam lambung yang naik hingga mencapai kerongkongan.
  • Batuk dapat timbul akibat dampak dari penyakit akut yang menyerang saluran pernafasan seperti bronkitis dan asma.
  • Masuknya benda asing seperti debu dan kotoran dapat menyebabkan batuk yang terjadi secara mendadak, pada tubuh yang memiliki alergi terhadap debu cenderung lebih mudah mengalami batuk yang berkepanjangan.

Tubuh bayi yang mengalami batuk tentunya sangat mengganggu dan menbuat tubuh bayi menjadi tidak nyaman baik ketika sedang berada di rumah maupun ketika berada diluar rumah untuk beraktivitas. Batuk yang dialami bayi juga dapat secara tiba-tiba terjadi ketika malam sehingga dapat mengganggu bayi ketika berinstiraha. Bagi orang tua yang memiliki bayi yang sedang mengalami batuk dapat menggunakan cara meredakan batuk pada bayi yang dapat membantu agar batuk yang diderita dapat segera ditangani, beberapa cara meradakan batuk pada bayi dapat seperti :

  1. Menjemur bayi dibawah sinar matahari

Kegiatan menjemur tubuh bayi yang baru lahir di bawah sinar matahari memang kerap kali dilakukan oleh masyarakat, menjemur bayi biasanya dilakukan pada saat matahari belum terlalu tinggi atau ketika dibawah jam 9. Pada pagi hari, sinar matahari mampu memberikan vitamin D langsung pada kulit. Vitamin D yang didapat secara alami ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh terutama kesehatan kulit. Vitamin D dapat menghindari kulit dari penyakit kanker kulit yang cenderung menyerang tubuh yang kekurangan vitamin ini. Kegiatan menjemur tubuh bayi di bawah sinar matahari pagi dapat dijadikan salah satu cara meredakan batuk pada bayi terutama apabila batuk mengalami batuk yang disertai dengan dahak. Hangatnya sinar matahari mampu membuat dahak bayi menjadi lebih mudah dikeluarkan ketika bayi sedang batuk atau muntah.

  1. Menguap bayi

Terdapat beberapa alat uap yang kini telah banyak tersedia, beberapa alat tersebut dapat berfungsi untuk cara meredaakan batuk pada bayi dengan memanfaatkan uap yang keluar. Uap terutama uap yang berasal dari air dapat membantu saluran pernafasan bayi menjadi lebih lembap sehingga membuat bayi tetap nyaman selama beristirahat di malam hari.

  1. Menguap bayi dengan minyak esensial

Cara menggunakan minyak asensial pada bayi tidak sama dengan apa yang dilakukan pada orang dewasa yang sama-sama sedang mengalami batuk. Cara menguap bayi dengan minyak esensial dapat dilakukan dengan beberapa cara sederhana seperti meneteskan minyak esensial pada air panas di dalam wadah dan letakan di kamar mandi dengan kondisi pintu yang tertutup. Jika dirasakan uap sudah cukup banyak maka bawa bayi ke dalam kamar mandi.

  1. Pijat tubuh bayi dengan minyak telon bayi

Minyak telon khusus bayi kini dapat dengan mudah ditemukan dan dibeli, penggunaan minyak telon memang sangat memberiakan manfaat yangs sangat banyak pada tubuh bayi apalagi jika bayi sedang mengalami batuk. Oleskan minyak pada dada dan punggung belakang bayi guna memberikan kehangatan pada tubuh bayi sehingga batuk yang disertai dengan lendir tidak menyumbat saluran pernafasan.

  1. Pijat tubuh bayi dengan daun kemangi

Daun kemangi dapat dimanfaatkan oleh orang tua dirumah guna sebagai cara meredakan batuk pada bayi, beberapa senyawa aktif yang terdapat dalam daun kemangi serta aroma terapi dari daun ini dapat bermanfaat dalam mengatasi batuk. Caranya yaitu dengan menggunakan daun kemangi yang segar dan kemudian dihancurkan dengan tangan. Daun yang telah dihancurkan selanjutnya tinggal di oleskan ke tubuh bayi sambil di pijat secara perlahan. Daun kemangi mampu bekerja sebagai obat batuk terus menerus pada anak-anak.

Sponsors Link

  1. Memanfaatkan bawang merah

Bawang merah sejak dulu telah banyak dimanfaatkan oleh orang tua guna mengatasi tubuh bayi yang sedang mengalami demam dan gejala penyakit lainnya. Cara menggunakan bawang merah dalam mengatasi batuk pada bayi yaitu dengan menggunakan satu buat bawang merah yang ujung nya dipotong, selanjurnya gosokan ujung bawang merah tersebut pada tubuh bayi terutama pada bagian dada, belakang leher dan juga punggung. Perlu diingatkan juga ada baiknya menjauhkan bawang merah digunakan pada hidung dan kepala bayi secara langsung karena dapat membuat bayi kepedasan akibat bawang merah.

  1. Bawang putih

Meredakan batuk bayi dengan bawang putih dapat melalui ibu yang memberikan ASI kepada bayi memakan langsung bawang putih tersebut. Senyawa yang terkadung dalam bawang putih apabila di konsumsi oleh tubuh ini dapat menjadi obat tradisional batuk kering yang selanjutnya dapat disalurkan kepada bayi yang sedang mengalami batuk, cara ini cenderung lebih efektif karena bayi sekaligus mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkannya selama mengalami batuk.

  1. Memberikan ASI kepada bayi

Pemberian ASI kepada bayi tidak hanya mampu memberikan asupan nutirisi yang cukup dalam mendukung tumbuh kembang bayi, ASI yang diberikan secara runtin juga mampu untuk membantu daya tahan tubuh kembali normal ketika sedang mengalami batuk.

ads
  1. Memijat dada bayi

Melakukan pijatan ringan pada dada bayi dapat membatu bayi bernafas lebih leluasa walaupun sedang mengalami batuk yang kadang disertai dengan keluarnya lendir atau dahak. Memijit secara perlahan dada bayi juga dapat membantu tubuh bayi menjadi lebih rileks ketika sedang beristirahat.

  1. Pastikan suasana ruangan tidak kering

Kondisi ruangan yang terlalu kering dapat memperparah batuk yang dialami oleh bayi, alat uap pada saat seperti ini dapat bekerja sebagai pelembap ruangan secara alami karena hanya menggunakan uap air.

  1. Pastikan ruangan tidur bayi nyaman

Ruangan tidur yang nyaman dapat membantu bayi beristirahat lebih lama sehingga batuk yang dialami dapat segera diatasi, daya tahan tubuh yang menurun akibat batuk apabila tubuh mendapatkan istirahat yang cukup maka tubuh dengan sendirinya dapat mengatasi hal ini.

  1. Membuka jendela kamar

Kamar dimana bayi beristirahat ada baiknya dibuka ketika pagi hari guna membiarkan udara masuk sehingga kamar menjadi tidak terlalu pengap akibat tidak adanya perputaran udara dalam kamar. Membuka jendela kamar dapat membantu pernafasan pada bayi yang sedang batuk menjadi lebih lancar.

  1. Hindari benda yang dapat menyebabkan batuk bayi menjadi lebih parah

Benda-benda yang berada disekitar bayi yang dapat menyebabkan batuk menjadi semakin parah ada baiknya jika dijauhkan untuk sementara waktu hingga batuk yang dialami bayi membaik dan merada.

  1. Pastikan udara disekitar bayi bersih

Udara yang kotor yang mana didalamnya terdapat banyak debu dan kotoran apabila dihirup oleh bayi dapat memicu tubuh bayi menjadi batuk, dengan memastikan udara yang bersih yang dihirup oleh bayi selama batuk dapat membatu tubuh dengan segera mengatasi batuk.

  1. Menggunakan minyak bawang putih

Bawang putih dapat digunakan dalam meredakan batuk bayi dengan menggunakan minyak dari bawnag ini. Minyak bawang putih dapat langsung dioleskan pada tubuh bayi dan kemudian disertai dengan melakukan pijitan ringan agar membuat tubuh bayi menjadi lebih nyaman.

  1. Posisikan kepala bayi lebih tinggi saat tidur

Posisi tidur dengan meninggikan kepala bayi juga dapat membantu meredakan batuk bayi terutama ketika bayi tidur di malam hari. Bayi batuk berdahak biasanya disertai dengan gejala pilek, penumpukan cairan pada saluran pernafasan dapat diatasi dengan memposisikan kepala bayi lebih tinggi saat tidur.

  1. Tetap memberikan asupan ASI atau susu formula

Pemenuhan asupan ASI atau susu formula tetap harus diberikan karena dapat menjadi minuman penghilang batuk berdahak walaupun bayi sedang mengalami batuk dan beberapa gejala lainnya yang menyebabkan tubuh bayi mengalami penurunan nafsu makan.

  1. Memberikan air putih dengan campuran madu

Madu merupakan bahan alami yang dapat memberikan kelembapan pada permukaan tenggorokan yang kering akibat batuk. Pada bayi madu dapat diberikan dengan cara mencampurkannya bersama dengan air hangat dan kemudian diberikan minum kepada bayi guna mengatasi batuk yang sedang dialaminya.

Sponsors Link

  1. Jauhkan bayi dari sumber penyakit lainnya

Anggota keluarga yang sedang mengalami pilek dan batuk ada baiknya jika dijauhkan dari bayi yang sedang batuk serta menjaduhkan dari makanan yang menyebabkan batuk, karena virus penyebab batuk dan pilek bisa saja menular dan menyebabkan batuk bayi semakin parah dan tak kunjung sembuh.

  1. Mengganti pakaian bayi

Bayi yang sedang mengalami sakit yang disertai dengan batuk ada kalanya orang tua membiarkan tubuh bayi tidak dimandikan karena takut memperparah penyakitnya, walaupun demikian mengganti pakaian salam sedang sakit juga dapat membuat tubuh menjadi lebih nyaman saat beristirahat sehingga batuk yang dialaminya dapat dengan segera sembuh.

  1. Jauhkan binatang peliharaan dari bayi

Bulu yang dimiliki binatang yang dipelihara di rumah ada kalanya dapat terhirup oleh bayi sehingga kian memperparah batuk yang dialaminya. Menjauhkan binatang peliharaan dari bayi saat batuk dapat membuat bayi lebih cepat sembuh dari penyakit yang dialaminya

Demikianlah 21 cara meredakan batuk pada bayi yang dapat dilakukan sehari-hari di rumah guna mempercepat proses penyembuhan tubuh bayi dari batuk yang dialaminya. Tetap menjaga kesehatan tubuh bayi denga memerharikan makanan yang dikonsumsinya juga dapat membantu agar bayi tidak mudah terserang oleh penyakit yang dapat menimbulkan gejala batuk.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan