Sponsors Link

4 Cara Mengobati Batuk Rejan Secara Alami dan Herbal Terbukti Ampuh

Sponsors Link

Perubahan kondisi lingkungan seperti di musim peralihan atau pancaroba sekarang ini dapat mengkibatkan beragam penyakit. Salah satu gangguant tubuh yang sering diaalmi oleh penderita akibat perubahan kondisi lingkungan adalah batuk. Ada beragam jenis batuk yang dapat dialami oleh Anda, salah satunya batuk rejan atau pertusis. Batuk jenis ini membuat tidak nyaman penderita dalam berakitfitas sehari-hari.

ads

Meskipun batuk rejan ini mudah disembuhkan apbial tidak segera di sembuhkan akan berakibat pada munculnya penyakit lainnya yang lebih berbahaya. Oleh sebab  itu pengobatan yang cepat, tepat dan benar adalah solusinya. Pada artikel ini akan dibahas secara mendalam cara mengobati batuk rejan.

Artikel lainnya:

Tanda & Gejala Batuk Rejan

Pada umumnya gejala batuk rejan hampir serupa dengan batuk biasa. Tanda – tanda atau gejala batuk rejan akan muncul sekitar 10 hari setelah terinfeksi bakteri atau virus penyebab batuk rejan. Tanda dan gejala awal baiasanya hampir serupa dengan batuk bissa seperti dibawah ini.

  1. Hidung beringus, tanda awal munculnya batuk rejan yaitu munculnya ingus. Ingus ini akaibat dari produksi lendir atau cairan di rongga hidung yang berlebihan. Keadaan ini diakibatkan oleh terjadinya infeksi bakteri atau virus penyebab batuk rejan sehingga meningkatkan produksi cairan di dalam rongga hidung.
  2. Hidung tersumbat, gejala awal batuk rejan yaitu kondisi penderita yang mengalami hidung terseumbat. Keadaan hidung tersumbat ini akaibat terjadi penumpukan ingus di dalam rongga hdiung. Selain menumpuk, kondisi ingus juga mengental sehinga sulit untuk keluar dari rongga hidung. Keadaan hidung tersumbat ini sangat menggangu aktifitas keseharian penderita. Hal ini dikarenakan keadaan hidung tersumbat akan mempersulit penderita untuk bernafas.
  3. Mata merah dan berair, salah satu gejala yang sering muncul ketika menderita batuk rejan adalah munculnya mata merah dan berair. Mata merah dan berair ini akibat dari intensitas batuk yang tinggi.
  4. Demam, kondisi seperti ini merupakan gejala umum ketika penderita menderita batuk. Secara medis, demam diartikan sebagai reaksi tubuh akibat sistem kekebalan tubuh melawan virus atau bakteri yang akan masuk ke dalam tubuh. Penderita di awal gejala batuk akan meraskan suhu tubuh yang tinggi. Suhu tubuh penderita bisa mencapai 28 derjat celcius.

Tanda dan gejala batuk tersebut akan berubah setelah 1 atau 2 minggu setelah terinfeksi bakteri atau virus penyebab batuk rejan. Pada fase ini batuk akan terlihat lebih parah dan berkepanjangan, seperti  dibawah ini.

1. Mual dan ingin muntah

Pada fase ini mengakibatkan tubuh terasa mual dan ingin muntah. Intensitas batuk yang tinggi juga dapat mengakibatkan rasa mual dan ingin muntah.

2. Wajah berwaran merah atau biru

Secara penampilan terlihat wajah penderita yang berwarna merah atau biru dan juga terleihat pucat. Kondisi ini dapat terjadi akibat tubuh mengalami dehidrasi atau kekeurangan cairan di dalam tubuh.

3. Munculnya rasa lelah yang ekstrim

Pada minggu kedua atau ketiga ini penderita sering meraskan mudah lelah seperti orang yang mengalami kekurangan sel darah merah. Keadaan ini akibat dari dehidrasi serta intensitas batuk yang tinggi didukung dengan nafsu makan yang rendah. Batuk rejan juga mengalami peradangan di tenggorokan sehingga muncul sakit atau nyeri ketika menelan makanan. Keadaan seperti inilah yang membuat penderita mengalami nafsu makan yang berkurang.

Sponsors Link

4. Sulit dalam bernafas

Kondisi seperti ini merupakan dampak ekstrim dari batuk rejan yang tak kunjung sembuh. Keadaan ini disebabkan hidung tersumbat hinggu sulit bagi oksigen masuk ke dalam rongga hidung karena terhalang oleh ingus yang mengental di dalam rongga hidung. Penumpukan dan pengentalan ingus di dalam rongga hidung menyebakan udara susah masuk ke bagian dalam rongga hidung. Oleh sebab itu, apabila penderita mengalami fase batuk rejan seperti ini maka tercipta suara melengking ketika penderita menarik nafas.

Baca juga:

Cara Mengobati Batuk Rejan

Dalam mengobati batuk rejan diperlukan cara efektif untuk menghilangkan batuk ini. Berikut ini beberapa cara efektif dalam mengobati batuk rejan, sepeti dibawah ini.

1. Memanfaatkan belimbing wuluh

Belimbing wluh merupakan salah satu buah yang bermnafaat untuk kesehatan karena dipercaya mampu mengobati batuk rejan. Perasan air buah blimbing wuluh ini dicampur dengan air garam lalu diaduk dan saring ke wadah yang lain. Cairan yang telah disaring tersebut kemudian dimimun. Konsumsi secara rutin maka batuk Anda akan reda.

Sponsors Link

2. Memanfaatkan lidah buaya

Lidah buaya ini selain untuk kesehatan rambut tetapi juga dipercaya dapat menyembuhkan batuk Rebus lidah buaya dengan air secukupnya dan tambahkan gula secukupnya serta aduk hingga merata. Kemudian saring dan segera minum. Konsumsi secara rutin minimal 2 x sehari.

3. Mengkonsumsi air jahe dan madu

Campuran jahe dan madu sangat baik utntuk kesehatan terutama dapat menyembuahkan batuk rejan. Hal ini dikarenakan jahe dan madu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, jahe juga dapat melegakan tenggorokan dan pernapasan serta mampu mengencerkan dahak sehingga dahak mudah keluar.

4. Memanfaatkan kunyit

Menurut penelitian bahwa kunyit mengandung anti inflamasi dan anti virus yang dipercaya mampu meredakan batuk rejan. Rebus kunyit dengan air secukupnya dan saring ketika air mendidih. Selanjutnya air disaring setelah air mendidih dan tambahnya madu. Minum segera dan rutin konsumsi ramuan ini agar cepat mereda batuk rejan Anda. (Baca juga: Jenis-jenis Batuk)

Demikian penjelasan secara lengkap tentang cara mengobati batuk rejan. Apabila Anda sekarang menderita batuk rejan maka sebaiknya ada dapat mencoba cara pengobatan batuk rejan seperti yang telah dijelaskan diatas. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan