Sponsors Link

17 Cara Mengobati Asma Saat Kambuh dengan Cepat

Sponsors Link

Asma merupakan salah satu gangguan pernapasan yang menyebabkan penderitanya kesulitan untuk bernapas. Seseorang yang menderita asma tentu saja akan kehilangan kemampuannya untuk memasukkan oksigen ke dalam tubuh, karena sulitnya bernapas tersebut. Oleh karena itu asma harus segera diatasi jika kambuh. Hal tersebut merupakan cara untuk memperlancar lagi pernapasan agar penderita tetap bisa bernapas seperti sedia kala.

ads

Pada dasarnya penderita asma dapat menunjukkan gejala yang berbeda-beda antara penderita yang satu dengan yang lainnya, tergantung dari penyebab dan tahapan terjadinya asma. Biasanya penderita akan mengalami gejala atau gangguan ringan. Namun gejala tersebut kemudian menjadi lebih berat, terutama jika asma tersebut tidak segera ditangani dengan cepat. Gangguan atau gejala umum yang paling sering terjadi pada penderita asma biasanya diawali dengan nafas yang berbunyi (biasanya disebut nafas mengi), rasa nyeri pada dada atau kerongkongan, sesak nafas, atau batuk kecil yang lama kelamaan berubah menjadi batuk parah.

Gejala Awal Penyakit Asma

Asma pada setiap penderita bisa menunjukkan grjala awal yang berbeda-beda. Penderita asma dapat mengalami gejala awal yang bersamaan atau tidak bersamaan, atau justru merasakan gejala yang mirip dengan gejala penyakit lainnya. Beberapa gejala yang biasanya terjadi oleh penderita di antaranya di jelaskan di bawah ini. Jika ada gejala tertentu yang terasa semakin parah, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengurangi risiko yang lebih parah.

  • Kesulitan tidur yang terus menerus terjadi dan kadang penderita akan merasakan gelisah seperti efek dari kafein. (baca juga: Cara Ampuh Mengatasi Batuk)
  • Penderita mengalami nafas yang berat atau nafas yang sesak. Jika gejala parah, maka penderita bisa saja nafasnya berbunyi.
  • Penderita biasanya juga mengalami batuk kecil hingga batuk besar yang terjadi dalam beberapa hari.
  • Penderita asma sering mengalami lemas, lemah, dan mudah lelah.
  • Bahkan untuk aktivitas di pagi atau siang hari, gejala asma sering menunjukkan kelelahan akut.
  • Kadang penderita asma juga menunjukkan gejala stress, depresi, atau mudah tersinggung
  • Bersin-bersin, pilek, tenggorokan sakit, dan gejala lainnya yang mirip dengan gejala influenza. (baca juga: Cara Mengobati Batuk Berdahak)

Pengobatan Asma berdasarkan Jenisnya

Jika asma sudah menyerang, sudah seharusnya penderita segera menanganinya. Apalagi jika asma tersebut termasuk asma parah. Sesak nafas dan gangguan pernapasan karena asma dapat menyebabkan risiko penyakit yang lebih parah. Hal itu diakibatkan tubuh kekurangan oksigen. Hal ini tentu akan menyebabkan bahaya yang lebih parah. Oleh karena itu, asma harus segera diobati dan ditangani. Cara mengobati penyakit asma saat kambuh dengan cepat juga perlu diperhatikan, karena jenis asma itu berbeda-beda.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini ada beberapa cara mengobati asma saat kambuh dengan cepat berdasarkan penyebab terjadinya asma.

1. Asma karena Alergi

Jenis asma yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia (sekitar 60% dari penderita asma) adalah jenis asma karena alergi. Biasanya jika ada penderita yang menderita asma karena adanya alergen yang mempengaruhi, penderita itu akan memgalami sesak napas. Alergen itu pun berbeda-beda antara masing-masing penderita. Ada yang asmanya kambuh karena alergi terhadap suhu dingin atau suhu panas, karena debu, asap, atau bulu binatang. Ada juga yang menderita asma karena bau-bauan yang menyengat atau sari-sari bunga. Oleh karena itu, penderita asma karena alergi wajib menghindari alergennya masing-masing.

Gejala dari asma yang disebabkan karena alergi kurang lebih sama dengan gejala asma pada umumnya, di antaranya sebagai berikut.

  • Batuk ringan atau berat.
  • Rasa sakit pada tenggorokan.
  • Sesak nafas atau nafas yang berat dan berbunyi.
  • Tekanan yang kuat pada dada sehingga sulit bernafas.
  • Nafas yang temponya lebih cepat dari biasanya. (baca juga: Cara Mengobati Pilek)

Penderita asma yang disebabkan karena alergi wajib menghindari alergen yang menyebabkan alergi. Seperti memakai masker untuk menghindari alergen masuk melalui hidung, menggunakan jaket atau baju hangat untuk alergen yang berupa suhu dingin. Pengobatan asma karena alergi juga bisa dengan mengonsumsi obat alergi yang disarankan oleh dokter. Jika gejala tetap terasa bahkan lebih parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan ahli kesehatan.

2. Asma karena Batuk

Batuk yang terjadi secara terus menerus juga bisa menjadi salah satu penyebab dari asma. Apalagi batuk jenis batuk kering. Jika seseorang mengalami batuk kering yang terus menerus terjadi, maka tenggorokan akan kehilangan kelembabannya karena ketidakmampuannya menciptakan lendir. Kondisi tenggorokan kering inilah yang akan memicu adanya kesulitan bernafas atau sesak nafas.

Beberapa gejala atau pertanda awal munculnya asma karena batuk bisa dijelaskan sebagai berikut.

  • Sebelum asma terjadi, penderita asma karena batuk biasanya sudah mengalami batuk kering dalam kurun waktu yang lama. Bahkan hingga 2 bulan lamanya.
  • Batuk kering terjadi sepanjang hari, dan bukan hanya pada pagi atau malam hari saja.
  • Batuk kering dapat mengganggu aktivitas penderita tersebut sepanjang hari, bahkan sepanjang malam penderita akan kesulitan untuk tidur.
  • Batuk penyebab asma niasanya akan lebih parah saat penderitanya melakukan olahraga atau aktivitas berat lainnya.
  • Beberapa penderita batuk penyebab asma juga akan mengalami batuk yang semakin parah saat mencium aroma yang mrnyengat, debu, atau asap.

Cara mengobati asma karena jenis batuk kering ini bisa dengan menggunakan beberapa jenis obat asma jenis semprot. Biasanya obat semprot tersebut berjenis albuterol dan obat anti inflamasi lainnya. Jika asma atau batuk terjadi semakin parah dan terus menerus, ada baiknya mrngobatkan atau memeriksakannya ke dokter ahli.

3. Asma karena Lingkungan

Sponsors Link

Faktor lingkungan ternyata bisa juga menyebabkan terjadinya asma. Pada kasus lingkungan tertentu, beberapa paparan zat kimia yang terlalu berlebihan bisa berdampak buruk pada kestabilan kesehatan orang-orang di sekitarnya. Hal inilah yang bisa menyebabkan adanya asma. Terutama bagi orang-orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

  • Beberapa jenis zat dalam lingkungan yang dapat menyebabkan asma antara lain dijelaskan sebagai berikut.
  • Keberadaan zat alergen yang menyebabkan alergi pada penderita asma karena alergi.
  • Keberadaan zat kimia yang dapat menyebabkan gangguan atau bahkan iritasi pada saluran pernafasan. Biasanya zat kimia tersebut berasal dari asap rokok yang masuk ke dalam tubuh atau zat kimia dari beberapa jenis parfum serta pewangi ruangan.
  • Keberadaan zat kimia berbahaya yang secara terus menerus masuk ke dalam paru-paru. Kasus ini biasa terjadi pada pekerja pabrik yang memproduksi produk-produk dengan zat kimia yang berbahaya. (baca juga: Jenis-jenis Batuk)

Asma karena lingkungan ini biasanya hanya akan menyerang orang-orang yang memang berada pada lingkungan tersebut. Gejala-gejala yang lebih parah bahkan bisa dirasakan oleh mereka yang tinggal terlalu lama di lingkungan tersebut. Sehingga sebisa mungkin penderita asma karena lingkungan ini bisa meninggalkan lingkungan tersebut untuk mengurangi risiko yang lebih besar.

Beberapa jenis zat kimia atau zat lainnya yang dapat menyebabkan asma di dalam lingkungan seperti beberapa hal berikut.

  • Berbagai jenis ekstrak atau sari buah-buahan serta biji-bijian.
  • Debu atau kotoran kecil.
  • Kapuk, kapas, rami, dan berbagai zat atau bahan baku tekstil lainnya.
  • Bubuk detergen, bahan pewarna, buih, atau zat bahan baku kimia lainnya yang bisa mengganggu saluran pernafasan.
  • Kromium dan nikel, serta berbagai logam lainnya di dalam industri. (baca juga: Penyebab Batuk Berdahak )

Seseorang yang tinggal terlalu lama pada lingkungan yang berpotensi menciptakan asma harus segera mengjindari lingkungan tersebut. Apalagi untuk orang yang sudah benar-benar mengalami gejala asma yang berat karena lingkungan. Harus segera meninggalkan lingkungan tersebut. Jika tidak, maka risiko kesehatan yang lebih besar bisa didapatkan. Namun jika memang lingkungan tersebut tidak bisa ditinggalkan, misalnya karena seseorang tersebut memang harus bekerja di lingkungan tersebut, beberapa hal berikut ini bisa dilakukan untuk memperkecil risiko yang lebih besar.

  • Lebih baik beristirahat atau meminta izin jika didapati gejala-gejala asma mulai menyerang.
  • Jika gejala tetap terjadi dan semakin parah, segera lakukan pengobatan ke dokter.
  • Lakukan pencegahan setiap harinya, misalnya dengan menggunakan masker basah saat bekerja, menghindari ruang-ruang penyimpanan bahan baku yang menyebabkan alergi, dan tetap menjaga asupan makanan sehat. Bisa juga dengan membiasakan diri melakukan senam asma serutin mungkin.
  • Ajukan permintaan untuk berganti ruang kerja dengan surat anjuran dokter. (baca juga: Obat Batuk Berdahak Tradisional)

4. Asma Nocturnal (Asma Malam)

Asma nocturnal merupakan jenis asma yang menyerang seseorang di malam hari dan berlangsung sangat sering. Beberapa gejala asma nocturnal yang sering terjadi biasanya adalah sesak nafas, batuk sedang hingga berat, nafas berat, serta insomnia atau sulit tidur. Namun, di beberapa kasus, penderita asma nocturnal bisa juga mengalami gejala asma pada siang hari. Dan jenis asma nocturnal ini adalah jenis asma yang berbahaya karena dapat menyebabkan risiko yang jauh lebih besar, bahkan kematian.

Penderita yang menderita penyakit asma nocturnal biasanya tidak terlihat sedang sakit dan terlihat memiliki kesehatan yang sangat baik pada awalnya. Bahkan, gejala yang timbul dari penyakit asma nocturnal ini tidak terlihat parah dan hanya seperti flu biasa. Oleh karena itu, banyak orang penderita asma nocturnal yang tidak menyadari bahwa sebenarnya dirinya telah terjangkit penyakit asma nocturnal.

Beberapa penyebab asma nocturnal dijelaskan sebagai berikut:

  • Alergen yang terus menerus menerpa penderita, seperti debu-debu, asap, atau penderita berada di lingkungan yang buruk dalam jangka waktu yang panjang.
  • Perubahan fungsi pada saliran pernafasan dikarenakan hormon pada saluran pengeluaran atau ekskresi tidak mampu berjalan sebagaimana mestinya.
  • Beberapa penderita asma nocturnal selalu melakukan tidur dengan posisi tidur yang salah. Posisi terlentang adalah posisi tidur yang memicu asma nocturnal dan paling banyak ditemukan kasusnya. Posisi terlentang mengakibatkan adanya tekanan yang besar pada saluran penafasan, sehingga paru-paru mengalami kemunduran fungsi dan kemampuan, serta tidak dapat bekerja secara maksimal.
  • Mengonsumsi makanan atau obat-obatan tertentu yang berpengaruh pada kestabilan saluran pernapasan. (baca juga: Penyebab Pilek Berkepanjangan Pada Anak)

Pada dasarnya untuk kasus asma nocturnal ini tidak ada obat khusus yang bisa dikonsumsi. Tapi beberapa jenis obat untuk asma bisa digunakan secara efektif bagi penderita asma nocturnal ini. Selain itu, untuk berjaga-jaga, sebaiknya penderita selalu dekat dengan inhaler atau obat semprot untuk asma saat tidur. Letakkan inhaler di sebelah bantal atau di atas meja yang terjangkau, mengingat asma jenis ini lebih sering kambuh di malam hari saat tidur.

Pengobatan Asma Secara Alami

Jika seseorang menderita asma dan memeriksakan diri ke dokter, biasanya dokter akan memberikan beberapa jenis obat yang sesuai dengan jenis asma yang diderita. Namun, beberapa jenis obat asma jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang ternyata bisa memberikan efek buruk kesehatan pada organ atau sistem lainnya di dalam tubuh. Maka dari itu, lebih baik penderita asma mulai mencari referensi pengobatan alternatif dengan bahan-bahan alami.

Berikut ini ada beberapa cara pengobatan asma yang bisa dilakukan dengan bahan-bahan alami. Obat-obatan alami ini bisa membantu meredakan gejala asma, sekaligus bisa menjadi bahan terapi para penderita asma agar asma tidak mudah kambuh. Simak penjelasan berikut ini.

1. Ramuan Bawang Putih

ads

Bawang putih sudah terkenal sejak dahulu kala sebagai bahan yang bisa dijadikan obat tradisional. Bawang putih juga mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Bawang putih dapat membantu melegakan saluran pernapasan yang tersumbat. Ramuan bawang putih juga bisa membantu menghilangkan lendir-lendir yang menyumbat saluran pernafasan.

Cara penggunaannya adalah:

  • Ambil dua siung bawang putih, lalu rebus ke dalam 100 ml air (kurang lebih setengah gelas)
  • Dinginkan terlebih dahulu, lalu minum air rebusan bawang putih jika airnya sudah dingin
  • Sebaiknya minum ramuan bawang putih ini ketika malam hari sebelum tidur. Ramuan ini akan membantu penderita asma bisa bernafas lega selama tidur, sehingga penderita bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan.

2. Jahe

Jahe juga merupakan salah satu bahan alami yang sering dijadikan obat-obatan tradisional, bahkan hingga sekarang. Jahe yang merupakan jenis akar rimpang ini dapat memberikan kehangatan pada tubuh. Jahe juga sudah sering dijadikan bahan alami untuk melegakan pernafasan, baik pada penderita flu maupun pada penderita asma. Jahe mengandung zat anti inflamasi yang dapat membantu meredakan asma karena radang pada saluran pernafasan.

Cara penggunaanya adalah :

  • Siapkan beberapa ruas jahe segar.
  • Rebus jahe tersebut dengan air secukupnya.
  • Sebisa mungkin gunakan jahe yang masih segar atau baru dipetik. Jangan menggunakan jahe yang sudah lama tersimpan karena khasiatnya tidak akan banyak bermanfaat.
  • Minum air rebusan jahe tersebut saat masih hangat. Sebaiknya minum sebelum tidur malam.

3. Kopi

Kopi mengandung kafein yang dapat membantu melegakan saluran pernafasan pada tubuh. Kafein juga dapat membantu menurunkan risiko asma yang lebih parah. Penderita asma disarankan untuk minum kopi hitam tanpa gula dengan porsi yang tepat. Namun, minum kopi tidak disarankan terlalu sering, karena kafein juga dapat mengganggu kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Untuk itu, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk minum kopi hitam bagi penderita asma.

4. Ramuan Bawang Bombay

Salah satu bumbu dapur selain bawang putih yang bisa membantu mengobati asma adalah bawang bombay. Bawang bombay memiliki kandungan zat yang berfungsi sebagai anti inflamasi atau anti radang. Zat tersebut lah yang mampu menurunkan risiko asma, karena dapat membantu menghilangkan peradangan pada saluran pernapasan dan paru-paru. Peradangan atau pembengkakan di saluran pernapasan yang menyebabkan asma dapat diminimalkan risikonya dengan bawang bombay. Cara penggunaannya tidak jauh berbeda dengan bawang putih.

5. Madu

Madu merupakan salah satu bahan alami yang sudah sering dijadikan alternatif pengobatan alami di berbagai macam penyakit. Madu mengandung banyak vitamin C dan juga zat aktif yang mampu melawan bakteri. Madu juga sudah lama dijadikan ramuan untuk mengatasi orang-orang yang sulit tidur. Mengonsumsi madu juga mampu melegakan saluran pernapasan. Bahkan madu dipercaya dapat mengobati orang yang mendengkur selama tidur.

Penderita asma disarankan untuk mengonsumsi madu secara sering. Selain akan membantu melegakan pernafasan, madu juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Cara penggunannya adalah :

  • Siapkan 1 sendok teh madu
  • Larutkan madu ke dalam air hangat
  • Bisa juga jika ingin menambahkan sedikit kayu manis bubuk
  • Jika tidak suka, penderita asma juga dapat mengonsumsi madu secara langsung tanpa air dan kayu manis.
  • Minum sebelum tidur malam hari.

6. Senam Asma

Metode lain untuk bisa membuat penderita asma bisa beraktivitas dengan normal setiap harinya adalah dengan melakukan senam asma. Senam asma atau senam pernapasan merupakan jenis senam yang menitikberatkan pada kelancaran sistem pernapasan. Jika senam asma dilakukan secara rutin, maka risiko kesehatan yang lebih parah akibat asma dapat diminimalkan.

7. Akupuntur

Akupuntur merupakan salah satu alternatif perawatan atau terapi asma yang ampuh dan sudah banyak pasien asma yang mendapatkan kesembuhan dari perawatan yang berasal dari China ini. Mekanisme dari akupuntur adalah menusuk jarum di bagian-bagian tertentu dari tubuh yang berhubungan langsung dengan sistem pernafasan. Jika ingin melakukan terapi ini, carilah seseorang yang benar-benar menguasai teknik akupuntur. Sebisa mungkin, lakukan akupuntur secara rutin untuk mendapatkan kesembuhan yang bertahan lama.

Cara Pencegahan Awal Penyakit Asma

Sponsors Link

Asma memang merupakan sebuah penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Bahkan anak-anak pun dapat terserang asma di usia dini. Namun, jika kita dapat menerapkan pola hidup sehat, maka asma dapat dihindari dan dicegah. Beberapa hal berikut ini dapat dilakukan untuk mencegah asma.

  • Menjaga kondisi lingkungan

Jika seseorang sudah menunjukkan tanda-tanda gejala alergi atau gejala asma dikarenakan alergi terhadap debu atau serbuk, maka jaga selalu kondisi lingkungan sekitar agar selalu bersih. Bersihkan rumah setiap hari dan sebisa mungkin pel rumah serutin mungkin. Gunakan masker jika diperlukan.

  • Gunakan pendingin udara (AC)

Sekilas, mungkin keberadaan AC justru tidak baik untuk kesehatan. Namun, AC dapat membantu menstabilkan ruangan jika lingkuan di ruangan tersebut terlalu lembab. AC dapat menghilangkan debu, jamur, atau kotoran yang tersebar di udara.

  • Hindari memelihara hewan

Untuk penderita asma, atau untuk orang yang menunjukkan gejala asma, lebih  baik menghindari hewan dengan bulu-bulu seperti kucing, anjing, kelinci, dan sebagainya. Bulu-bulu hewan dapat menyebabkan alergen yang memicu.

  • Olahraga secara teratur

Tubuh harus tetap bugar dan segar. Oleh karena itu olahraga secara teratur dapat menghindarkan seseorang dari berbagai macam penyakit, termasuk asma. Untuk seseorang yang menderita asma, olahraga pernafasan sangat disarankan, seperti senam asma atau senam pernafasan dan juga renang. Namun olahraga apapun sebenarnya baik untuk dilakukan.

  • Jaga berat badan

Berat badan yang berlebihan akan mempengaruhi kondisi tubuh. Obesitas seringkali memicu berbagai macam penyakit, termasuk sesak nafas. Oleh karena itu, jaga selalu berat badan ideal agar terhindar dari asma dan penyakit lainnya.

  • Hindari rokok dan alkohol

Rokok dan alkohol merupakan pemicu yang baik bagi berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, jauhi rokok dan alkohol. Rokok dan alkohol akan berdampak buruk, terutama bagi kesehatan saluran pernafasan. Lakukan pola hidup sehat sejak awal agar terhindar dari banyak masalah kesehatan.

Demikianlah beberapa cara mengobati asma saat kambuh dengan cepat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk banyak pihak. Selalu jaga kesehatan, karena tanpa kesehatan, aktivitas tidak akan bisa lancar.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan