Sponsors Link

Batuk Saat Melahirkan: Gejala, Bahaya dan Pengobatan

Sponsors Link

Batuk merupakan batuk yang sepele tapi sangat menjengkelkan. Batuk bisa sembuh dengan cepat dan bisa juga bisa menjadi batuk menahun alias tidak sembuh – sembuh. Batuk tak mengenal usia dan tak mengenal kondisi. Batuk bisa menyerang dari bayi hingga kakek nenek, serta tak mengenal dia lagi hamil atau tidak. Tak hanya itu batuk pun menyerang ibu hamil yang akan melahirkan. Ibu hamil pasti lelah dengan kehamilannya apalagi hari – hari menjelang melahirkan pasti capek dan was -was. Apalagi kalau ibu yang mau melahirkan ini terkena batuk akan berdampak buruk bagi proses persalinannya nanti. Pada artikel ini akan diberikan penjelasan mengenai gejala, bahaya dan pengobatan batuk saat melahirkan.

ads

Artikel terkait:

Gejala Batuk Saat Melahirkan:

Batuk memang sangat mudah tertular. Apalagi ibu hamil pasti mudah sekali tertular batuk dari orang lain. Ha ini dikarenakan kondisi ibu hamil yang lemah dan capek membuat sistem imun mengalami penurunan. Berikut ini gejala batuk saat melahirkan:

  • Demam

Kondisi tubuh ibu hamil mengalami kenaikan suhu badan hingga mencapai 37oC. Ha ini disebabkan oleh penyakit atau peradangan. 

  • Menggigil

Perasaan dingin disertai dengan getaran tubuh. Kondisi seperti ini dapat berkembang setelah terpapar lingkungan yang dingin atau menyertai demam.

  • Nyeri pada tubuh

Kondisi tubuh yang capek, lemas dan linu pada bagian tubuh tertentu, biasanya yang dialami ibu hamil adalah nyeri pada leher dan kepala.

  • Radang tenggorokan

Radang ini menyebabkan rasa sakit pada tenggorokan sehingga susah untuk menelan makanan dan bahkan rasa sakit saat berbicara.

  • Mual atau muntah

Kondisi tubuh yang kurang sehat ini ditandai dengan perasaan yang tidak menyenangkan sesat sebelum muntah. Gejala dari mual seperti berkeringat, munculnya air liur serta terjadinya kontraksi pada otot perut.

  • Sakit kepala

Sama halnya dengan nyeri pada tubuh, sakit kepala bisa berupa pusing atau nyeri di bagian kepala. Selain bagian kepala, sakit kepala ini juga dialami di bagian kepala belakang dekat dengan leher.

  • Berkeringat pada malam hari

Berkeringat di malam hari merupakan kondisi tubuh yang mengalami keringat yang berlebih di malam hari meskipun pada saat itu kondisi udara disekitar dingin. Ini diakibatkan kondisi tubuh yang tidak sehat karena sistem imun mengalami penurunan.

  • Hidung beringus

Hidung beringus atau berlendir merupakan gejala yang pasti ada disaat orang terkena batuk meskipun itu ibu hamil yang akan melahirkan. Hidung beringus ini akibat dari dahak atau lendir di tenggorokan mengalir ke rongga hidung, sehingga hidung keluar ingus.

Sponsors Link

Bahaya Batuk Saat Melahirkan

Batuk memang penyakit yang sepele tapi jangan disepelekan. Apalagi bagi anda ibu hamil yang akan melahirkan. Anda harus benar – benar waspada. Berikut ini akan dirinci tentang bahaya batuk saat melahirkan, antara lain:

  • Bayi terlahir secara prematur

Batuk saat melahirkan memang sangat mengkhawatirkan. Batuk merupakan penyakit yang mudah sekali menular. Apabila ibu hamil batuk maka akan berdampak atau menular ke janinnya melalui plasenta (sebagai jalur makanan bayi) dan melalui aliran darah. Salah satu bahaya batuk saat melahirkan yang sering muncul di beberapa kasus seperti bayi prematur.

Hal ini dapat terjadi karena saat ibu hamil sering mengalami batuk – batuk dengan suara batuk yang keras sehingga akan mendorong bayi keluar dari rahim. Penyebabanya, ibu hamil tersebut memiliki kandungan yang lemah serta kondisi serviks yang lunak. Kondisi ibu hamil seperti itulah yang secara tidak sadar bayi keluar dari rahim.

  • Kematian janin
ads

Bahaya batuk saat melahirkan lainnya dan sangat bahaya adalah mengalami kematian janin atau keguguran. Apabila ibu hamil batuk terus menurus atau batuk menahun yang diakibatkan oleh penyakit paru – paru tidak ditanggani lebih lanjut maka akan berpotensi terjadinya kematian janin. Ini sebaiknya harus anda cegah mulai sekarang. Lakukan deteksi sedini mungkin, untuk melihat penyebab dari batuk anda. Apabila terjadi komplikasi maka segera mungkin berkonsultasi dengan dokter anda.

  • Bayi terkena infeksi

Batuk memang sangat menular bukan hanya dari orang ke orang, melainkan dari orang ke calon orang atau dari ibu ke calon bayi (janin). Apabila ibu hamil mengalami batuk saat melahirkan maka virus batuk tersebut akan masuk ke jaringan tubuh janin melalui plasenta ibunya. Kondisi ini akan berlangsung sampai janin tubuh dan lahir menjadi bayi. Sudah banyak kasus yang muncul, bayi terlahir dengan penyakit tertentu. Hal inilah yang dapat terjadi jika ibu hamil batuk saat melahirkan dan akan berdampak pada tumbuh kembang bayi.

  • Bayi terlahir dengan berat badan rendah

Bahaya ini sama halnya dengan bayi yang terlahir prematur. Hal ini terjadi karena ketika ibu hamil, ibu tersebut tidak atau malas untuk makan sehingga tumbuh kembang bayi dalam kandungan ibu tidak tumbuh secara sempurna karena kekurangan gizi dan nutrisi. Ibu yang tidak atau malas makan ini dikarenakan batuk yang dideritanya. Ibu hamil yang mengalami batuk tersebut merasa tidak nyaman ketika menelan makanan.

Pengobatan Batuk Saat Melahirkan

Beragam cara mengobati batuk, apalagi saat melahirkan. Berikut ini beberapa cara praktis dalam mengobati batuk saat melahirkan, antara lain:

  • Minumlah teh akar licorice

Teh ini dipercaya mampu meredakan batu saat melahirkan. Karena teh akar licorice mampu menanangkan saluran nafas ibu hamil yang akan melahirkan. Minuman ini dapat anda buat dengan memasukan 2 sendok makan akar licorice kering ke dalam gelas dan seduh dengan air hangat  sekitar 250 ml. Selanjutnya seduh selama 10 hingga 15 menit. Minum segera selagi hangat sebanyak dua kali sehari. Baca juga khasiat daun miana untuk batuk.

  • Minumlah teh timi

Teh timi ini banyak digunakan beberapa negara dalam mengobatai batuk saat ibu hamil melahirkan, seperti di negara jerman. Teh ini dipercaya mampu mengobati beragam gangguan saluran pernapasan. Teh timi mampu membantu menenangkan otot tenggorokan, serta dapat mengurangi peradangan. Cara membuatnya dengan didihkan air, masukkan air dan 2 sendok makan timi bubuk ke dalam cangkir selama 10 menit. Saring sebelum meminumnya.

Demikianlah batuk saat melahirkan; gejala, bahaya dan pengobatan. Bagi anda ibu hamil yang akan melahirkan sebaiknya anda perhatikan artikel ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.  Kami menyarankan anda untuk membaca tentang cara membuat rebusan daun sirih untuk obat batuk dan juga khasiat jeruk nipis untuk flu.

, , ,