Sponsors Link

25 Penyebab Batuk Berdahak Berkepanjangan dan Tidak Kunjung Sembuh

Sponsors Link

Secara umum, batuk dapat dikategorikan dalam dua tipe yaitu batuk berdahak dan tidak berdahak. Gangguan batuk yang diikuti keluarnya lendir atau dahak dari tenggorokan, merupakan gejala adanya inflamasi, peradangan atau infeksi dalam saluran nafas. Sebagian dari kita, sering mengira jika batuk berdahakk adalah sebuah penyakit padahal ada sebuah mekanisme alami dari tubuh yang memicu batuk. Maka saat ini anda bisa mengubah persepsi tersebut, karena keberadaan lendir-lendir dahak ketika batuk itu sebenarnya merupakan respon kekebalan tubuh  dengan tujuan melindungi saluran nafas.

ads

Apa Itu Lendir Saat Batuk?

Sebenarnya tiap orang pasti menghasilkan dahak atau lender dari  dalam tubuhnya. Meski terlihat menjijikkan, namun keberadaan lendir tersebut sangat berguna bagi tubuh. Lendir ibarat minyak yang menjadi pelumas mesin,maka batuk berlendir untuk membersihkan saluran pernafasan yang mungkin didiami bakteri, debu dan lain-lain. Lendir berperan sebagai selimut yang melindungi permukaan mulut, hidung, area sinus, saluran tenggorokan, paru-paru, dan saluran gastrointestinal, agar organ-organ tersebut tidak sampai kering.

Oleh sebab itu, maka bisa kita mengerti bahwa adanya dahak berlebihan ketika batuk menandakan adanya proses yang tidak wajar pada saluran pernafasan. Lendiri atau dahak yang teksturnya lebih kental dan berwarna juga menandakan adanya ketidakberesan di dalam tubuh. Maka dari itu anda wajib mencari tahu penyebab munculnya lendir atau dahak yang terus menerus muncul karena proses di luar kebiasaan tubuh yang sehat. (Baca Juga: Obat Batuk Berdahak)

Penyebab Batuk Dari Berdahak

Pada saat anda mengalami batuk berdahak, ada banyak produksi lendir dalam saluran nafas, maka secara otomatis tubuh akan mengeluarkan dahak melalui reflek batuk sekaligus untik membersihkan saluran nafas. Sebenarnya di saat tubuh sehat, biasanya tetap memproduksi 1-1½ liter lendir setiap harinya. Anda tidak akan merasakan secara berlebihan karena lendirnya hanya menetes sedikit demi sedikit di tenggorokan. Penyebab batuk berdahak bisa dari banyak hal,dan berikut di bawah ini akan dijelaskan mengenai apa saja pemicunya:

1. Pilek atau Flu

Menurut Norman H. Edelman, MD, kepala kantor American Lung Association, penyebab batuk bersifat berdahak yang paling umum itu sangat mudah diduga. Kalau bukan karena infeksi virus influensa, pasti karena pilek. Seringkali gangguan flu berupa hidung beringus dan bersin akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Tetapi batuk berdahak mungkin masih tetap ada hingga beberapa minggu ke depan karena efek dari infeksi virus telah menyumbat saluran nafas hingga menjadi bengkak dan sensitif. Efek ini dapat berjalan lama bahkan setelah virusnya sudah tidak ada lagi. Mungkin anda juga pernah mengalaminya. Saat terkena batuk dan pilek, pasti batuknya akan sembuh paling terakhir setelah flu sembuh terlebih dahulu. (Baca juga: Cara Mengobati Pilek)

2. Alergi  dan Asma

Tubuh memberi respon terhadap benda-benda asing di luar tubuh seperti serbuk sari atau udara dingin. Sebagai responnya, sel-sel dalam tubuh akan memproduksi zat yang dinamakan histamin. Zat inilah yang bertugas  memicu bersin, gatal, hingga hidung berair. Ketika hidung atau rongga sinus menghasilkan lendir berlebihan, maka lender itu dapat menetes juga di bagian belakang tenggorokan. Akibatnya dapat memicu reaksi reflek seperti batuk disertai dahak. Salah satu hal yang bisa menjadi  penyebab seseorang terkena batuk berdahak adalah reaksi alergi terutama alergi pada perubahan suhu. Pada beberapa orang, suhu di pagi dan malam hari yang dingin,akan menimbulkan flu dan juga batuk. Selain itu alergi dingin adalah alergi yang sering muncul pada penderita asma atau sinusitis. Perubahan suhu terlalu ekstrim akan membuat saluran pernafasan terganggu. Jadi segera periksakan diri and ajika batuk berdahak sudah menjadi masalah.

3. Asam Lambung Yang Meningkat

Asam lambung yang meningkat dapat menjadi pemicu batuk berdahak. Berikutnya, kondisi naiknya asam lambung tersebut disebut dengan refluks asam lambung (GERD). Meskipun sangat mengganggu, penyakit tersebut dapat diatasi. Kalau Anda mengalami beberapa gejala seperti sering sendawa, mengalami rasa panas dan nyeri di perut (heartburn), dan batu berdahak yang tak kunjung sembuh, maka segeralah ke dokter, jangan sembarangan memilih obat tanpa resep dokter.

4. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah semacam gangguan tidur obstruktif yang menjadi salah satu penyebab batuk bersifat berdahak. Gejala seseorang jika sedang mengalami gangguan tidur ini  umumnya meliputi insomnia, mendengkur dengan suara  keras, nafas terputus-putus atau cenderung terengah-engah atau suara yang tertahan seolah sedang tercekik ketika sedang tidur. Efek lainnya adalah sering terbangun di malam hari, hingga merasa ngantuk di siang hari. (baca juga: Obat Batuk Berdahak Tradisional)

5. Stres

Stres yang berlarut-larut dapat menyebabkan batuk yang diidap seseorang semakim sulit sembuh. Hal ini disebabkan daya tahan tubuh yang menurun ketika anda merasa tertekan dan kelelahan bertumpuk  sampai membuat stres. Untuk mengatasi hal ini, anda harus belajar untuk merilekskan diri bisa dengan meditasi atau istirahat yang cukup. Batuk berdahak yang ada di tubuh akan semakin parah jika tubuh anda tidak fit.

6. Kurang Minum Air Putih, Jus atau Kuah Sup

Sponsors Link

Apabila tubuh terkena flu, anda seharusnya minum banyak air putih dan cairan pendukung lainnya. Asupan cairan tak hanya berasal dari air putih, jus, atau kuah sup. Jika tubuh anda lebih banyak memiliki asupan cairan yang cukup, dahak akan lebih encer sehingga mudah dikeluarkan. Jauhi minuman beralkohol atau yang mengandung kafein karena bisa memicu  tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. (baca juga: Cara Mengobati Pilek)

7. Terlalu Banyak Memakai Inhaler

Produk pelega tenggorokan dan nafas seperti inhaler mungkin kelihatannya membantu pada awalnya. Namun terlalu sering memakai inhaler lebih dari 3 hari berturut-turut, malah menyebabkan flu yang diidap semakin bertambah parah. Penggunaan inhaler tak sesuai aturan, bisa membuat membran saluran nafas mengalami  pembengkakan. Jika alami  tersebut sudah bengkak, tak hanya flu yang semakin memburuk, batuk berdahak anda pun mengalami hal yang sama.

8. Suhu Udara Sekitar

Di musim dingin, suhu udara yang cenderung kering dan lembab dapat menyebabkan respon tubuh anda memproduksi lender berlebih. Udara lembab sangat mudah membuat penderita asma kambuh, meningkatkan kemungkinan peluang tumbuhnya jamur dan penyebab alergi yang lain namun juga menyebabkan batuk berdahak.

9. Infeksi Bakteri atau Virus

Saat anda mengalami flu, saluran nafas menjadi lebih sensitif dengan bakteri dan virus. Setelah flu atau pilek sudah reda, saluran pernafasan masih dalam keadaan iritasi, sampai mudah sekali bagi bakteri atau virus untuk menyelinap masuk. Yang sering terjadi adalah saat pilek, tak sengaja anda menelan lendiri yang disedot dari hidung. Itulah yang membuat bateri lebih subur dan juga memperparah infeksi ketika sedang batul.

10. Debu

Jika dahak yang dikeluarkan berwarna cokelat dan tidak bening serta cairannya lebih kental, saluran pernafasan anda berarti sangat kotor dan faktor penyebab paling utama adalah debu. Hal ini akan langsung membuat  batuk berdahak anda terjadi,  terutama pada orang yang mempunyai alergi debu. (baca juga: Penyebab Pilek Berkepanjangan Pada Anak)

11. Asap

Seperti debu, banyak juga orang-orang yang tidak bisa bernafas dengan baik jika menghirup asap seperti asap rokok atau asap industri. Asap rokok tidak hanya menyebabkan timbulnya penyakit berat seperti gangguan pada paru-paru atau kanker, sesak nafas pada perokok pasif dan juga gangguan janin pada ibu mengandung. Respon pertama saat anda terpapar asap rokok adalah batuk-batuk, dan ada juga yang sampai mengalami batuk berdahak. Selain itu asap dari limbah atau pengolahan pabrik yang mengandung zat kimia juga bisa menyebabkan batuk berdahak. Asap kimia itu mempunyai sifat mengiritasi saluran nafas yang dilewatinya. Jika iritasi masih berlanjut menjadi semacam radang, secara otomatis saluran nafas akan menghasilkan lendir-lendir atau dahak sebagai  mekanisme pertahanan.

12. Batuk Rejan  

Batuk rejan  juga memiliki nama lain yaitu batuk seratus hari atau pertusis. Batuk yang seringkali diidap oleh anak-anak ini dapat membuat  saluran pernafasan tersumbat dan salah satu gejalanya yaitu batuk yang berlangsung lama  disertai dengan dahak. Untuk mencegah batuk rejan, anda dapat memberikan imunisasi DPT pada anak. Batuk rejan sangat menyiksa karena saat batuk terjadi, maka nafas anda akan lebih sesak serta tidak bisa membuat anak-anak beristirahat dengan optimal.

13. ISPA

ads

Orang-orang yang mengidap infeksi saluran pernafasan akut seringkali juga mengalami batuk disertai dahak. Salah satu penyebabnya ialah flu biasa yang karena tidak disembuhkan secara total  malah berlanjut menjadi parah.  Infeksi saluran pernafasan akut atau lebih dikenal dengan ISPA, akan membuat anda mengalami batuk berdahak. Dahak pada orang yang mengalami ISPA dapat  diteliti untuk memahami seberapa akut infeksi yang ada di dalam pengidapnya. Infeksi itu disebut infeksi akut karena infeksi itu menyerang beberapa organ tubuh contohnya saja sinus, saluran tenggorokan, saluran pernafasan dan juga infeksi di organ paru-paru.

ISPA tidak boleh diremehkan karena ada berbagai macam bahaya yang mengintai bagi kesehatan. ISPA juga tak ringan dan dapat menyebabkan kematian. ISPA ini dahulu banyak dialami oleh warga Indonesia di daerah kepulauan Riau. Di Riau sering ada pembakaran hutan yang akhirnya memunculkan kabut asap. Tak hanya batuk berdahak serta kesulitan bernafas, warga Riau juga mengalami iritasi mata yang sangat mengganggu aktivitas.

14. TBC

TBC adalah penyakit radang paru-paru yang dapat diidap oleh siapapun, meski anda mempunyai sistem kekebalan tubuh paling stabil sekalipun. Secara umum, penyakit TBC dibagi menjadi 3 tahapan masa perkembangan penyakit, mulai dari tahapan paling ringan sampai berat. Sifatnya yang gampang menular, membuat penderita harus dirawat dalam sebuah ruangan terisolasi. TBC pada paru-paru umumnya menimbulkan batuk berdahak, dan pada masalah yang masuk golongan berat, penderitanya bisa batuk-batuk sampai mengeluarkan darah. Gejala yang sering menyerang atau yang sering terjadi pada orang dewasa adalah batuk diikutidengan pilek.

Pada TBC yang sudah sangat parah,  batuk itu akan diserta dengan bercak darah. Darah tersebut menandakan jika serangan bakteri sudah semakin menyebar dan paru-paru dipenuhi penyakit tersebut. Jika sampai terjadi pendarahan karena infeksi anda tidak bisa hanya bergantung dengan obat-obatan tradisional. Penanganan dokter wajib dilakukan. Untuk anda yang masih bertubuh sehat, hindari terlalu dekat berada di lingkungan yang sama dengan pasien TBC. Jalankan gaya hidup sehat dimana anda tidak merokok, olahraga teratur dan juga selalu menggunakan masker tertutup ketika berada di lingkungan penuh polusi.

15. Penyakit Jantung

Penderita penyakit jantung akan mengalami batuk berdahak jika sedang kambuh. Tidak berhasilnya jantung untuk memompa darah yang mengangkut oksigen ke paru-paru, membuat jantung tak bisa bekerja maksimal. Sehingga muncul tumpukan lendir dalam paru-paru yang menyebabkan batuk berdahak. Awalnya dada seperti penuh dan penderita mulai sulit bernafas, disusullah batu berdahak yang berkelanjutan.

Paru-paru memerlukan oksigen untuk bisa menjalankan tugasnya dengan baik, jika jantung tidak berfungsi baik maka pasti akan berakibat fatal. Jika paru-paru tidak bisa bekerja dengan optimal, akibatnya adalah lendir bertumpuk di bagian paru-paru. Lendir berlebihan itulah yang bisa menyebabkan batuk berdahak.  Gejala sakit jantung yang harus anda mengerti salah satunya yaitu nyeri yang amat sanga di sebelah, sakit di dada kanan, jantung berdebar-debar dan gejala-gejala lainnya.

16. Makanan Tertentu

Tak ada yang menyangka jika jenis makanan tertentu dapat menjadi penyebab batuk bersifat berdahak. Makanan semacam produk dari susu, yang mengandung gula refinasi, cokelat, protein kedelai, makanan yang rasanya asin, serta yang mengandung ragi bisa meningkatkan produksi lendir atau kita sebut dahak. Bila anda sedang mengalami gejala batuk berdahak, maka hindari untuk sementara makan produk tersebut sampai batuk benar-benar sembuh.

17. Kanker Paru-Paru

Penyebab batuk berdahak lainnya yang tidak boleh dipandang sebelah mata adalah kanker paru-paru. Kanker paru-paru disebabkan oleh munculnya sel abnormal pada paru-paru dan bisa menghambat fungsinya. Jadi bila anda tak juga sembuh dari batuk berdahak, apalagi jika batuk sampai mengeluarkan darah, segera periksakan  ke dokter, karena ini bisa jadi beberapa gejalanya. Batuk berdarah dan juga jika anda mengalami nyeri di bagian dada, timbul sesak nafas dan tubuh menngalami penurunan berat badan secara drastic adalah gejala umum kanker paru-paru yang harus anda waspadai. Jika sudah mengidap kanker paru-paru, pasien harus segera memperoleh perawatan intensif di rumah sakit. Perawatan kanker paru-paru juga  disesuaikan dengan stadium dari penyakitnya.  Yang dapat anda terapkan supaya terhindar dari penyakit tersebut adalah menerapkan pola hidup sehat dengan menghindari asap rokok dan asap berpotensi racun. Pencegahan lainnya bagi anda yang memang perokok aktif, segera hentikan perlahan ketergantungan merokok anda. Dan tidak hanya itu, anda harus tahu cara pengelolaan stress, karena stres diyakini bisa meningkatkan pertumbuhan sel abnormal pada sel kanker.

18. Gangguan Sinusitis

Penyebab batuk berdahak yang juga berada di sekitar saluran pernapasan adalah sinusitis akut dan kronis. Penyakit sinusitis tidak ada yang ringan, sehingga jika sudah kambuh akan langsung menyebabkan sakit yang terjadi berulang-ulang di bagian sinus. Jenis sinusitis akibat bakteri Bronkiektasis Bronkiolitis sering menyerang pada bayi dan anak-anak.) Penyebab lainnya adalah PPOK Croup (terutama menyerang anak-anak), serta Cystic fibrosis Emfisema Respiratory syncytial virus (RSV). Awalnya selalu diawali dengan batuk kering, namun ketika kondisinya semakin parah maka muncullah dahak.

19. Pneumonia

Salah satu yang menimbulkan batuk berdahak pada orang dewasa dan juga bisa menyerang pada bayi adalah pneumonia. Pneumonia adalah peradangan yang terjadi di salah satu bagian paru-paru atau di kedua organnya. Orang yang sedang sakit pneumonia akan sering  batuk berdahak dan juga sesak nafas. Hal itu disebabkan karena saluran pernafasan yang ada di dalam paru-paru malah terisi cairan dan tidak terisi udara seperti seharusnya. Karena terisi cairan nafas penderita menjadi sesak dan juga menimbulkan dahak.

20. Sakit Flek

Sponsors Link

Penyebab lain dari batuk berdahak yang dialami anak-anak atau bayi adalah sakit flek. Sebagai orang tua anda harus mewaspadai jika anak atau bayi anda sering terkena pilek dan batuk dalam kurun waktu yang lama. Bisa jadi organ tubuh anak anda terkena flek. Flek ini bisa juga disertai dengan penurunan berat badan bayi atau anak dan tidak ada pertambahan selama tiga bulan. Flek adalah tanda adanya gejala TBC pada anak, oleh karena itu untuk mengatasinya harus ada  pengobatan rutin dan juga pemeriksaan mendalam dengan ronsen paru-paru. Melalui ronsen paru-paru itu akan terlihat apakah flek masih ada di dalam paru-paru anak atau tidak.

21. Rokok

Bahaya rokok sangat banyak dan kebanyaan berhubungan dengan pernafasan manusia. Tidak bisa kita pungkiri  bahwa rokok menjadi penyebab seseorang mengalami penyakit di bagian paru-paru seperti TBC dan kanker serta penyakit di saluran pernafasan. Rokok memiliki zat-zat yang sangat berbahaya dimana zat berbahaya itu mampu menyebabkan infeksi paru-paru. Jika rongga paru-paru dipenuhi asap rokok juga menimbulkan sesak nafas.

22. Radang Paru-Paru/Bronkitis

Yang menimbulkan batuk berdahak semakin parah serta tidak kunjung sembuh adalah munculnya radang dan infeksi di paru-paru. Radang dan infeksi itu bisa disebabkan oleh virus dan bakteri yang menyusup ke dalam paru-paru. Virus dan bakteri itu menginkubasi paru-paru sehingga paru-paru tidak bisa bekerja secara optimal. Infeksi itu akan menyebabkan paru-paru dipenuhi dengan lendir. Lendir itu yang nanti akan dikeluarkan dari dalam ketika anda sedang mengalami batuk berdahak. Infeksi paru-paru yang dapat menyebabkan batuk dengan dahak adalah bronchitis.

Jika sudah tahu bermacam-macam penyebabnya, maka anda juga harus mencari cara untuk mengatasi batuk berdahak. Batuk berdahak yang lama terjadi tidak boleh dianggap sembarangan. Dibutuhkan cara yang tepat untuk mengatasi batuk supaya mempercepat penyembuhannya. Jika batuk tidak ditangani dengan cara tepat maka penyembuhannya pasti lebih lama. Inilah langkah yang bisa anda ambil untuk menangani batuk berdahak membandel:

  • Mencari Tahu Apa Penyebabnya

Salah satu cara menyembuhkan batuk berdahak yang bisa anda lakukan yaitu mencari tahu akar penyebab batuk berdahak yang terjadi. Dengan mengetahui akar permasalahannya,  pengobatan yang dilakukan pasti lebih tepat sasaran. Jika anda mengalami sakit batuk berdahak disebabkan alergi segera cari cara agar alergi bisa sembuh dan menghindari faktor pemicu alergi. Jika anda mengalami batuk berdahak akibat penyakit TBC maka segera berkonsultasiah dengan dokter spesialis penyakit dalam.

  • Menjauhi Asap Rokok dan Polusi Udara

Cara yang pas untuk mengatasi batuk berdahak adalah dengan menjauhi asap rokok dan polusi udara. Asap rokok serta polusi udara memiliki zat kimia berbahaya seperti tar, nikotin dan lain-lain yang bisa membuat paru-paru mengalami infeksi.

  • Menghindari Gorengan

Agar batuk anda tidak semakin parah, akna lebih baik jika anda menjauhi makanan yang digoreng. Makanan yang digoreng biasanya dapat membuat batuk anda semakin akut, lalu membuat dada anda semakin sakit tiap kali batuk dan pastinya akan membuat penyembuhan anda semakin lambat

Inilah yang dapat anda lakukan jika sedang mengalami batuk berdahak berkepanjangan. Batuk berdahak memang alami jika tubuh tidak dalam serangan bakteri atau virus. Namun jika sudah berlarut-larut sampai bagian organ lain juga sakit, jangan remehkan dan segera pergi ke dokter.

, , ,
Oleh :
Kategori : Penyebab