Sponsors Link

Balita Batuk Pilek Tidak Sembuh Sembuh – Penyebab – Mengatasi

Sponsors Link

Gejala penyakit seperti batuk dan pilek dapat terjadi dan dialami oleh siapa saja baik orang dewasa ataupun anak-anak. Batuk pilek ini juga dapat terjadi pada balita, umumnya pada ketika anak memasuki usia balita, anak tersebut cenderung akan lebih aktif dan penasaran akan benda-benda yang ditemuinya. Tubuh balita yang terkena batuk dan pilek cenderung membutuhkan penanganan lebih lanjut berbeda halnya jika hal ini dialami oleh orang dewasa yang memiliki daya tahan tubuh lebih kuat jika dibandingkan dengan tubuh balita.

ads

Batuk dan pilek pada balita akan dengan mudah diatasi dengan memberikan jenis obat yang sesuai dan cocok dalam menyembuhkan batuk pilek ini. Namun akan berbeda halnya jika batuk pilek yang terjadi pada balita tidak kunjung sembuh walaupun telah di berikan obat dalam menangani batul pilek. Balita batuk pilek tidak sembuh sembuh dapat diakibatkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan dan daya tahan tubuh balita. Berikut beberapa penyebab dan cara menangani balita batuk pilek tidak sembuh sembuh, diantaranya yaitu :

  1. Balita terkena paparan debu

Balita cenderung lebih sensitif jika terkena paparan debu dan kotoran dari lingkungan sekitarnya. Paparan debu dan kotoran lainnya yang berada di udara akan di hirup oleh balita dan masuk ke dalam tubuhnya. Dengan terhirupnya debu dan kotoran ini akan membuat batuk dan pilek yang dialaminya akan menjadi semakin parah dan tak kunjung sembuh.

Untuk itu dalam mengatasi batuk pilek pada balita akibat paparan debu ini, cara mengatasi hidung tersumbat, orang tua dapat menjaga kebersihan perlengkapan yang ada di sekitar balita agar bersih dari debu yang dapat menyebabkan batuk dan pilek menjadi semakin parah dan tidak sembuh sembuh. Tak hanya memerhatikan kebersihan di ruangan balita biasanya berada namun juga harus memerharikan paparan debu yang dapat berasal dari debu jalanan.

  1. Suhu ruangan

Suhu ruangan yang terlalu dingin dan kering juga dapat menjadi penyebab mengapa balita batuk pilek tidak sembuh sembuh. Kondisi balita yang pilek dapat diperparah dengan suhu udara ruangan yang terlalu dingin karena akan membuat lendir dihidung balita semakin parah. Cara mengatasi hidung bayi tersumbat dapat berupa menjaga suhu ruangan tempat balita tidur tetap pada suhu yang hangat. Dengan suhu ruangan yang hangat juga akan membuat balita merasa nyaman ketika tertidur walaupun sedang mengalami batu dan pilek.

  1. Kurang asupan vitamin dan nutrisi

Pemenuhan asupan beberapa jenis vitamin dan nutirisi pada tubuh balita dapat bermanfaat dalam menjaga dan miningkatkan daya tahan tubuh balita agar tidak mudah terserang penyakit seperti batuk dan pilek dan sebagai cara pencegahan flu. Cara mengatasi batuk dan pilek yang tak kunjung sembuh pada balita dapat diberikan buah-buahan ataupun jenis makanan lainnya yang kaya akan kandungan vitamin dan nutrisi.

  1. Alergi

Alergi dapat menjadi faktor utama balita mengalami batuk dan pilek, walau tidak semua balita cenderung memiliki sebuah alergi terhasap suatu hal. Apabila balita yang mengalami batuk dan pilek yang tak kunjung sembuh memiliki sebuah alergi ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak mengenai cara dan solusi terbaik dalam menyembuhkan batuk pilek yang tak kunjung sembuh tersebut.

  1. Terkena air dingin ketika mandi
Sponsors Link

Menggunakan air dingin untuk memandikan tubuh balita yang sedang batuk pilek dapat memperburuk kondisinya ini sehingga batuk pilek yang dialami balita menjadi tak kunjung sembuh dan menyebabkan hidung mampet berkepanjangan. Oleh karena itu apabila balita sedang mengalami batuk pilek ada baiknya memandikan tubuhnya dengan air hangat hingga kesehatannya pulih kembali.

Demikianlah penyebab dan cara mengatasi balita batuk pilek tidak sembuh sembuh. Penanganan yang telah disebutkan diatas dapat dilakukan sebagai cara mengatasi pilek terus menerus di rumah dan tergolong sederhana tanpa membutuhkan biaya yang banyak. Balita yang batuk pilek tetap dapat melakukan aktivitas seperti biasanya tanpa harus dibatasi pergerakan balita.

, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan